PENGAMATAN PENYAKIT KERING CENGKEH DI KOTA TERNATE

Sarni Sarni

Sari


Cengkih merupakan salah satu komoditi penting Indonesia dan memiliki banyak manfaat. Kejadian El-Nino di Dunia, turut memberikan pengaruh terhadap siklus reproduksi, serta pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, termasuk tumbuhan komoditi cengkih yang menjadi unggulan di Indonesia bagian timur. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi serangan penyakit mati pucuk di lapangan dan mengetahui pengaruh praktek-praktek budidaya serta kemungkinan penyebab penyakit mati pucuk pada tanaman cengkih. Penelitian dilakukan secara deskripsif kuantitatif, menggunakan metode survey. Pengamatan dilakukan pada lahan cengkih milik warga yang terserang gejala. Setiap lahan cengkih, diamati 50 Tanaman yang berada di lahan tersebut, juga diamati sistem budidaya, keadaan tanaman, dan lingkungan tempat tumbuhnya. Dihitung juga tingkat serangan penyakit pada cengkih. Hasil pengamatan menunjukkan, Serangan penyakit mati pucuk pada kategori kondisi serangan sedang di Togafo (14%) dibandingkan di Gambesi (20%), sedangkan paling rendah di daerah Marikurubu. Persentase serangan penyakit mati pucuk pada kondisi serangan terbanyak terlihat di lokasi tanpa naungan dan terkena sinar matahari langsung, sedangkan untuk kondisi lingkungan yang ternaungi dan banyak terdapat tanaman lain, pohon yang menunjukkan gejala hanya sedikit.

 

Kata Kunci: cengkih, penyakit kering, kota ternate, komoditi, zanzibar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


BBPPTP (Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya). 2013. Bakteri Pseudomonas syzygii sebagai penyebab penyakit bakteri pembuluh kayu cengkih (BPKC) [Internet]. Surabaya (ID): BBPPTP;

Bermawie N, Wahyuni S. 2007. Keragaman potensi hasil dan mutu beberapa genotipe cengkih (Syzygium aromaticum (L.) Merr & Perr.). Di dalam: Luntungan, Karmawati E, editor. Prosiding Seminar Nasional Rempah: 2007 Agustus 21; Bogor (ID): Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Perkebunan. hlm 111-116.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2013. Produksi perkebunan rakyat menurut jenis tanaman 2000-2012.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2013. Pedoman Teknis Pengembangan Tanaman Cengkih Tahun 2014. Jakarta

Kalshoven LGE. 1981. The Pests of Crops in Indonesia. Laan PA van der, penerjemah. Jakarta (ID): Ichtiar Baru van Hoeve. Terjemahan dari: De Plagen van de Cultuurgewassen in Indonesië.

Mariana L. 2013. Hama dan penyakit cengkih di wilayah Kabupaten Kediri Jawa Timur [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Ruhnayat A. 2002. Memproduksikan Cengkih, Tanaman Tua dan Tanaman Terlantar. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Ruhnayat A, Wahyudi A. 2012. Pedoman teknis teknologi tanaman rempah dan obat petunjuk teknis pembenihan tanaman cengkih (Euegenia aromaticum) [Internet]. Bogor (ID) Balittro;

Roberts SJ, Eden Green SJ, Jones P, Ambler DJ. 1990. Pseudomonas syzygii sp. nov, the cause of sumatra disease of clove. System Appl Microbiol.

Semangun H. 2000. Penyakit-penyakit Tanaman Perkebunan di Indonesia. Yogyakarta (ID): UGM Press.

Wikardi EA, Iskandar M. 1990. Penggunaan Insektisida Secara Efektif Untuk Pengendalian Hama Penggerek batang (Nothopeus spp). Bogor (ID): Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

Wyk MV, Roux J, Barnes I, Wingfield BD, Liew ECY, Assa B, Summerell BA, Wingfield MJ. 2004. Ceratocystis polychroma sp. nov, a new species from S yzygium aromaticum in Sulawesi. Studies in Mycology.

Zamarel, Arifin. 1995. Pengaturan pemupukan untuk menekan serangan penyakit bakteri pembuluh kayu cengkih [abstrak]. Di dalam : Abstrak Hasil Penelitian Pertanian Komoditas Cengkih. Bogor (ID): Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.