BIOCHAR DAN KOMPOS UNTUK PENINGKATAN SIFAT FISIKA TANAH DAN EFISIENSI PENGGUNAAN AIR

Indah Nurul Safitri, Tri Candra Setiawati, Cahyoadi Bowo

Sari


Biochar merupakan mineral amorf digunakan sebagai bahan pembenah tanah. Biochar dikombinasikan dengan kompos untuk memperbaiki sifat fisika tanah dengan indikator tanaman Jagung Manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2017 di Agrotekhnopark Universitas Jember. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial 2x5 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah kompos terdiri dari kontrol (K0) dan kompos 10 ton/ha (K1) dan faktor kedua adalah biochar terdiri dari kontrol (B0), biochar batang jagung 20 ton/ha (B1) dan 40 ton/ha (B2), biochar jerami padi 20 ton/ha (B3) dan 40 ton/ha (B4). Hasil penelitian menunjukkan pemberian kompos 10 ton/ha dan biochar batang jagung 40 ton/ha mampu menurunkan BV (26,5%), meningkatkan porositas (9,2%), meningkatkan pori air tersedia (61,9%). Pemberian biochar batang jagung 40 ton/ha meningkatkan berat basah (20,6%) dan berat kering tanaman (30,1%). Kombinasi perlakuan kompos (10 ton/ha) dan biochar jerami (40 ton/ha) mampu menurunkan kebutuhan air tanaman sebesar 34,4%. Pemberian biochar mampu mengefisiensi penggunaan air tanaman tertinggi sebesar 0,77 g/mm dibandingkan dengan kontrol sebesar 0,51 g/mm setiap tanaman. 

Kata kunci: Alfisol, biochar, kompos, efisiensi air, jagung manis



Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abel, S., A. Peters, S. Trinks, H. Schonsky, M. Facklam and G. Wessolek. 2013. Impact of Biochar and Hydrochar Addition on Water Retention and Water Repellency of Sandy Soil. Geoderma: 183-191.

Agussalim. 2016. Efektifitas Pupuk Organik terhadap Produktivitas Tanaman Kakao di Sulawesi Tenggara. Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 19(2): 167-176.

Allen, R. G., L.S. Pereira, D. Raes and M. Smith. 2006. Crop Evapotranspiration: Guidelines for computing crop water requirements. FAO Irrigation and Drainage Paper No. 56. Rome.

Anyia, A.O. dan Herzog, H. 2004. Water-use-efficiency, Leaf Area and Leaf Gas Exchange of Cowpeas Under Mid-Season Drought. Journal of Agronomy, 20: 327-339.

Ayu, S.P. Cinta. 2013. Kapasitas Maksimum Kepadatan Tanah Pada Berbagai Distribusi Ukuran Partikel dan Kadar Bahan Organik Tanah dalam Kondisi Kering Udara dan Kapasitas Lapang. Skripsi. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Barus. 2016. Utilization of Crops Residues as Compost and Biochar for Improving Soil Physical Properties and Upland Rice Productivity. Degraded and Mining Lands Management, 3(4): 631-637.

Cornelissen, G., V. Martinsen,V. Shitumbanuma, V. Alling, G.D. Breedveld, D.W. Rutherford, M. Sparrevik, S.E. Hale, A. Obia and J. Mulder. 2013. Biochar Effect on Maize Yield and Soil Characteristics in Five Conservation Farming Sites in Zambia. Agronomi, 3: 256-274.

Dwiratna, N.P.S., G. Nawawi dan C. Asdak. 2013. Analisis Curah Hujan dan Aplikasinya dalam Penetapan Jadwal dan Pola Tanam Pertanian Lahan Kering di Kabupaten Bandung. Bionatura, 15(1): 29-34.

Hartatik, W., H. Wibowo dan J. Purwani. 2015. Aplikasi Biochar dan Tithoganic dalam Peningkatan Produktivitas Kedelai (Glycine max L.) pada Typic Kanhapludults Di Lampung Timur. Tanah dan Iklim, 39(1): 51-62.

Heksaputra, D., Y. Apzani, Z. Naimah dan L. Iswari. 2013. Penentuan Pengaruh Iklim terhadap Pertumbuhan Tanaman dengan Naive Bayes. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi: 1-6.

Jangpromma, N., Thammasirirak, S., Jaisil P. dan Songsri, P. 2012. Effects of Drought and Recovery from Drought Stress on above Ground, Root Growth and Water Use Efficiency in Sugarcane (Saccharum officinarum L.). Australian Journal of Crop Science 6(8): 1298-1304.

Khoiriyah, A.N., C. Prayogo dan Widianto. 2016. Kajian Residu Biochar Sekam Padi, Kayu dan Tempurung Kelapa terhadap Ketersediaan Air Pada Tanah Lempung Berliat. Tanah dan Sumberdaya Lahan, 3(1): 253-260.

Kurniawan, A., B. Haryono, M. Baskara dan S.Y. Tyasmoro. 2016. Pengaruh Penggunaan Biochar pada Media Tanam terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.). Produksi Tanaman, 4(2): 153-160.

Liescahyani, I., H. Djatmiko dan N. Sulistyaningsih. 2015. Pengaruh Kombinasi Bahan Baku dan Ukuran Partikel Biochar terhadap Perubahan Sifat Fisika Tanah Pasiran. Berkala Ilmiah Pertanian, 1(1): 1-6.

Maftu’ah, E. dan D. Nursyamsi. 2015. Potensi Berbagai Bahan Organik Rawa Sebagai Sumber Biochar. Prosiding Seminar Nasional Masy Biodiv Indon, 1(4): 776-781.

Mawardiana, Sufardi dan E. Husein. 2013. Pengaruh Residu Biochar Dan Pemupukan NPK Terhadap Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Padi Musim Tanam Ketiga. Konservasi Sumber Daya Lahan, 1(1): 16-23.

Munir, M. 1996. Tanah – Tanah Utama Indonesia: Karakteristik, Klasifikasi dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya.

Nurida, N. Laela. 2014. Potensi Pemanfaatan Biochar untuk Rehabilitasi Lahan Kering di Indonesia. Sumberdaya Lahan, 57-68.

Pathak, P., R. Sudi, S.P. Wani and K.L. Sahrawat. 2013. Hydrological Behavior of Alfisols and Vertisols in the Semi-Arid Zone: Implications for Soil and Water Management. Agricultural Water Management, 118: 12-21.

Rona, Y., Widowati dan Sutoyo. 2015. Penggunaan Kompos dan Biochar untuk Pembibitan, Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutenscen L.). Universitas Tribuwana Thunggadewi Malang.

Singh, A., Anggarwal, N., Aulakh, G.S. dan Hundal, R.K. 2012. Ways to Maximize The Water Use Efficiency in Field. Agricultural Sciences, 2(4): 108-129.

Suriadikarta, D.A., T. Prihatini, D. Setyorini dan W. Hartatiek. 2002. Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Menuju Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan. Puslitbang Tanah.

Wahjunie, E.D., D. Haridjaja, H. Soedodo dan Sudarsono. 2008. Pergerakan Air Tanah dengan Karakteristik Pori Berbeda dan Pengaruhnya pada Ketersediaan Air Bagi Tanaman. Tanah dan Iklim, 28: 15-26.

Widowati dan Sutoyo. 2013. Kombinasi Jenis Biochar dan Perimbangan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Pada Tanah Terdegradasi. Prosiding, 1-10.

Wijanarko, A., Sudaryono dan Sutarno. 2007. Karakteristik Sifat Kimia dan Fisika Tanah Alfisol di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Iptek Tanaman Pangan, 2(2): 214-216.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Techno: Jurnal Penelitian is Indexed By:

    

 

STATISTIK JURNAL