Uji Proksimat dan Uji Kesukaan Konsumen terhadap Nata De Fish dari Pemanfaatan Sari Ikan Lemuru (Sardinella longiceps) di Banyuwangi

Any Kurniawati, Nadya Adharani, Sulistiono Sulistiono, Megandhi Gusti Wardhana

Sari


Sejauh ini telah dilakukan berbagai penelitian tentang nata secara intensif di Indonesia. Fakta menunjukkan bahwa masyarakat telah mengenal dan gemar mengkonsumsi berbagai jenis nata. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan kreatifitas, mendorong peneliti untuk mencoba teknologi fermentasi dari berbagai bahan baku, misalnya dari sari ikan lemuru (Sardinella longiceps). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan proksimat dan mengetahui uji kesukaan konsumen terhadap nata de fish di Banyuwangi. Metode yang digunakan yaitu dengan eksperimen di laboratorium yang dilanjutkan dengan metode survei kepada beberapa panelis yang ada di sekitar Banyuwangi. Hasil menunjukkan bahwa kandungan karbohidrat nata de fish 73%, lemak 8,25%, Protein 26,75%, serat 28,5%, nitrogen 4,3%, dan mineral 9,25%. Analisis kesukaan konsumen terhadap nata de fish menunjukkan bahwa warna dan tektur lebih tinggi pada produk nata de fish, sedangkan parameter rasa menunjukkan hasil yang sama dan parameter aroma menunjukkan lebih tinggi pada produk nata kontrol.

Kata kunci: Banyuwangi, kesukaan konsumen, nata de fish, proksimat.


Teks Lengkap:

pdf 42-47

Referensi


Arviyanti, E & N. Yulimartani. 2009. Pengaruh penambahan air limbah tapioka pada proses pembuatan nata. Skripsi. Teknik Kimia, Universitas Diponegoro. Semarang.

Enie, A. B. 1998. Kajian Pengembangan Industri Nata De Soya dari Air Tahu. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Kurniawati, A., N. Adharani, Sulistiono & M.G. Wardhana. 2016. Pemanfaatan Sari Ikan Lemuru (Sardinella longiceps) sebagai Bahan Baku Nata De Fish. Laporan Penelitian. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Universitas PGRI Banyuwangi.

Nainggolan, J. 2009. Kajian Pertumbuhan Bakteri Acetobacter sp. dalam Kombucha-Rosela Merah (Hibiscus sabdariffa) pada Kadar Gula dan Lama fermentasi yang Berbeda. Tesis. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Pambayun. 2002. Teknologi Pengolahan Nata De Coco. Kanisius. Yogyakarta.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. 2017. Geografi Banyuwangi. http://banyuwangikab.go.id/profil/ gambaranumum.html. Diakses tanggal 14 Maret 2017.

Rahayu, W.P. & S. Nurosiyah. 2012. Evaluasi Sensori. Penerbit Universitas Terbuka.

Setyaningsih, R., H. Dewi & Suranto. 2003. Kajian pembuatan nata de cashew dengan variasi konsentrasi substrat dan inokulum. Journal of Biological Diversity. 2 (3): 34-35.

SNI. 2006. Penentuan kadar lemak total pada produk perikanan. Badan Standarsisasi Nasional. Jakarta. 4 hal.

SNI. 2015. Metode dan Pengujian Umum Kimia Pangan. Badan Standardisasi Nasional. Jakarta. 22 hal.

Warisno, S. 2009. Inspirasi Usaha Membuat Aneka Nata. PT. Agro Media Pustaka, Jakarta.

Winarno, F.G.. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. Gramedia, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33387/jikk.v2i1.1194

DOI (pdf): http://dx.doi.org/10.33387/jikk.v2i1.1194.g934

DOI (42-47): http://dx.doi.org/10.33387/jikk.v2i1.1194.g943

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Diterbitkan oleh :

Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun