PRODUKTIVITAS TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) MELALUI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK BERBAHAN DASAR Hydrilla verticillata L. DAN KOTORAN AYAM
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v8i2.1177Abstrak
Hydrilla veriticillata merupakan salah satu tumbuhan air yang banyak ditemukan di perairan yang tergenang seperti sawah dan rawa rawa. Kotoran ayam merupakan limbah yang dihasilkan dari peternakan ayam yang dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Kedua bahan tersebut mengandung beberapa unsur hara sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai pupuk. Tujuan penelitian ini adalam mengetahui pengaruh pupuk organik berbahan dasar Hydrilla verticillata L dan kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan pupuk organik berbahan dasar Hydrilla verticillata dan kotoran ayam dengan diulang sebanyak 5 kali pada masing-masing perlakuan. Hasil analisis sidik ragam variabel produktivitas menunjukan fhitung > ftabel dimana berat basah buah cabai rawit (Capsicum frutescens L.) adalah 10,6>2,67. Selanjutnya, hasil uji BNJ menunjukan bahwa perlakuan ke 5 (500 gram) merupakan perlakuan paling baik untuk produktivitas tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L). Disimpulkan bahwa produktivitas tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L) signifikan dipengaruhi oleh pupuk organik berbahan dasar Hydrilla verticillata dan kotoran ayam.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.