PEMANFAATAN FITOPLANKTON LAUT CHAETOCEROS CALCITRANS SEBAGAI BIOINDIKATOR DAN BIOAKUMULATOR CD2+ DI PERAIRAN.
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v4i02.340Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan fitoplankton laut Chaetoceros calcitrans sebagai bioindikator perairan dan bioakumulator ion Cd 2+ di perairan. Berdasarkan Hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh toksik yang signifikan terhadap pola pertumbuhan fitoplankton dalam medium kultur C. calcitrans apabila terdapat ion Cd 2+ 0,1 ppm. Hal ini berarti bahwa fitoplankton C. calcitrans dapat dipertimbangkan sebagai bioindikator dan bioakumulator ion Cd
2+ yang baik.
Kata kunci: Chaetoceros calcitrans, SSA, kadmium bioindokator dan bioakumulator
ÂÂ
This study aimed to test the feasibility of marine phytoplankton Chaetoceros calcitrans as both of bioindicators and bioaccumulator cadmium ion in water. Based on the results of
this study concluded that there is no significant toxic effect on the pattern of growth of phytoplankton in the culture medium of C. calcitrans in the concentration 0.1 ppm of Cd2+. This means that phytoplankton C. calcitrans can be considered as good
bioindicators and bioaccumulator cadmium ion.
Keywords : Chaetoeros calcitrans, AAS, Cadmium, Bioindicator, Bioakumulator
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.