KEANEKARAGAMAN JENIS KERANG (KELAS BIVALVIA) DI PERAIRAN PULAU SIBU KECAMATAN OBA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v7i2.797Abstrak
Menurut Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, di Perairan Ternate, Tidore dan sekitarnya memiliki kekayaan hayati laut yang tinggi dan dapat dipastikan bahwa perairan ini merupakan bagian dari pusat kekayaan keanekaragaman laut dunia. Pulau Sibu merupakan pulau yang terletak di Desa Guraping Kecamatan Oba Utara Kabupaten Kota Tidore Kepulauan. Letak geografis Pulau Sibu adalah 0°43′28″LU127°34′50″BT ( Wikipedia, 2016). Kondisi geografisnya yang dikelilingi oleh tumbuhan mangrove dan karang memungkinkan pulau ini kaya akan biota laut, salah satunya adalah kerang yang dalam sistematikanya tergolong kedalam kelas Bivalvia. Selain itu, pulau ini oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dijadikan sebagai salah satu tempat wisata. Perlu adanya monitoring tentang kondisi biota laut yang berada di kawasan Pulau tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan dominasi kerang (kelas Bivalvia) di Perairan Pulau Sibu Kecamatan Oba Utara Kabupaten Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kuantitatif, yang berlokasi di Perairan Pulau Sibu Desa Guraping Kecamatan Oba Utara Kabupaten Kota Tidore Kepulauan. Adapun waktu penelitian yaitu selama 3 bulan mulai dari Agustus sampai dengan Oktober 2016. Penelitian ini menggunakan metode line transek, dengan panjang transek/lintasan sepanjang 50 m sebanyak 2 lintasan. Masing-masing lintasan terdiri dari 5 kuadran, dengan ukuran masing-masing kuadran 2x2 m. hasil penelitian di analisis dengan menggunakan indeks keanekaragaman jenis (H’) dan nilai dominansi (C). Hasil penelitian menunjukan bahwa keanekaragaman jenis kerang di peraian Pulau Sibu tergolong rendah dengan indeks keanekaragaman jenis rata-rata pada lintasan I yaitu 0,23 dan lintasan II 0,28. Nilai dominansi menunjukan bahwa Tridacna maxima mendominasi di perairan Pulau Sibu dengan nilai dominansi pada lintasan I 0,67 dan lintasan II 0,53 yang tergolong dominansi sedang.
ÂÂ
Kata Kunci : Bilvalvia, Keanekaragaman Jenis, Pulau SibuUnduhan
Referensi
Pusat Penelitian Oseanografi, Ekosistem Pesisir Ternate, Tidore dan Sekitarnya, Provinsi Maluku Utara, Jakarta: Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, 2012
Wikipedia, Sofifi, https://id.wikipedia.org/wiki/Sofifi_%28kota%29, Diakses pada 02 April 2016
Wikipedia, Bivalvia, https://id.wikipedia.org/wiki/Bivalvia, Diakses pada 2 April 2016
Tim Perikanan WWF Indonesia, Better Management Practices: Perikanan Kerang Panduan Penangkapan dan Penanganan, Edisi I, Jakarta: WWF-Indonesia, 2015
Suwignyo, Sugiarti, dkk, Avertebrata Air Jilid 1, Jakarta: Penebar Swadaya, 2005
Nurjanah, Zulhamsyah dan Kustiyariyah, Kandungan Mineral dan Proksimat Kerang Darah (Anadara granosa) Yang Diambil Dari Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Buletin Teknologi Hasil Perikanan, Vol. VIII No. 2, 2005
J.W. Nybakken, Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis, Alih Bahasa Oleh: H.M. Eidman, Jakarta: PT. Gramedia, 1992
Kasijan Romimohtarto dan Sri Juwana, Biologi Laut: Ilmu Pengetahuan Tentang Biota Laut, Edisi Revisi, Cet. 4, (Jakarta: Djambatan, 2009.
Susiana, Andi Niartiningsih dan Muh. Anshar Amran, Hubungan Antara Kesesuaian Kualitas Perairan dan Kelimpahan Kima (Tridacnidae) di Kepulauan Spermonde, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar, Diakses pada 01 Agustus 2016.
Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut, Diakses pada 01 Agustus 2016.
Ludwig dan Reynold, Statistik Ekologi A Primer, Of Methode and Computing A. Willey Interscience, New York, 1989
Odum, EP., Fundamental Ekologi, Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press, 1971
Melati Ferianita Fachrul, Metodologi Sampling Bioekologi, Cet 1, (Jakarta: Bumi Aksara, 2007
J. L. Wilhm and T.C. Doris. 1986. Biologycal Parameter for Water Quality Criteria. Bio. Science: 18
Krebs, C.J., Ecology: The Experimental Analysis of Distributions and Abundance, New York: Harper and Row Publishers
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.