PERANCANGAN PUSAT PELATIHAN KOMUNITAS PECINTA ALAM DI KOTA TERNATE DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK

masni m. arsad

Sari


Pusat Pelatihan Komunitas Pecinta Alam di Kota Ternate merupakan suatu proyek arsitektur yang dirancang dengan pendekatan organic untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dengan alam sekitar. Pendekatan organik dalam perancangan ini mengacu pada integrasi antara elemen arsitektur dan lingkungan alam, sehingga menciptakan bangunan yang menyatu dengan alam dan berkesinambungan. Peranan pusat pelatihan ini bertujuan untuk menjadi pusat pembelajaran dan pertemuan bagi komunitas pecinta alam di kota Ternate. Dengan menggunakan prsinsip-prinsip arsitektur organik, bangunan ini dirancang untuk menyatu dengan topografi alaminya dan mengadopsi bentuk yang ramah lingkungan sekitar. Arsitektur organik di pusat pelatihan ini mencakup penggunaan material ramah lingkungan, seperti kayu lokalyang diperoleh secara berkelanjutan dan batu alam yang ditemukan disekitar lokasi. Selain itu, fasad bangunan didesain dengan elemen-elemen organik seperti pola daun, aliran sungai, dan bentuk-bentuk organik lainnya. Ruangan di dalam pusat pelatihan ini didesain dengan pencahayaan yang alami yang optimal dan ventilasi silang untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat. Selain itu, ruang terbuka hijau dan area terbuka lainnya dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar ruangan dan memfasilitasi kegiatan komunitas pecinta alam. Melalui pendekatan arsitektur organik, pusat pelatihan komunitas pecinta alam ini diharapkan dapat menjadi contoh bangunan berkelanjutan yang menghormati alam dan kesadaran menjaga lingkungan di kalangan komunitas pecinta alam di kota Ternate. Oleh karena itu, proyek ini tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana inspirasi dan motivasi untuk terlibat dalam pelestarian alam.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.