Perancangan Stadion Gelora Jailolo dengan Pendekatan Arsitektur Purna Moderen

Farid Harun, Sudarman Samad, Endah Harisun

Sari


Jailolo sebagai salah satu Kecamatan di Kabupaten Halmahera Barat
mempunyai potensi yang besar untuk dibangun sebuah stadion berstandar AFC
yang mencirikan arsitektur Indonesia. Selain luas wilayah yang memiliki
potensi untuk pengembangan kota, salah satu potensi untuk dibangun stadion
berstandar AFC di Jailolo adalah rumah adat Sasadu yang merupakan ikon dari
kabupaten Halmahera Barat. Rumah adat ini memiliki filosofi yang sangat kuat
terhadap masyarakat Sahu sehingga menjadi sumber analisis dan konsep dalam
merancang stadion yang mencirikan arsitektur Indonesia. Selain itu potensi lain
adalah setiap tahunnya selalu diselenggarakan festival teluk Jailolo yang
menjadikan Jailolo sebagai jalur destinsi wisata tahunan di Maluku Utara.
Dengan dibangunnya stadion berstandar AFC ini diharapkan mampu membuat
Jailolo menjadi salah satu kawasan pariwisata dan pusat perhelatan olahraga
sepak bola bertaraf Nasional maupun Internasional di Maluku Utara. Teknik
pengolahan analisis dan konsep dalam perancangan ini adalah tematik.
Pendekatan tematik yang digunakan adalah pendekatan Arsitektur Purna
Modern. Dengan menguraikan teori-teori yang dikemukakan oleh pakar arsitek
Purna Modern pada penerapan desain bangunan stadion serta
mengkombinasikan bentuk dan fungsi dari filosofi rumah adat Sasadu.
Kata kunci : Jailolo, Purna Modern, Rumah Sasadu, Stadion Sepak Bola


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Poedjowibowo, D., Harisun, E., & Paputungan, S. (2011). Fungsi-Fungsi Ruang Pada

Bangunan Sasadu-Balai Musyawarah Jailolo-Sahu. Media matrasain, 8(3).

Beolado, A. S. (2003). Perubahan Sosial Masyarakat Adat Talai dan Padisua Terhadap

Manajemen Kebudayaan Sasadu di Kabupaten Halmahera Barat. Menado:

UNSRAT (Tesis).

Garthva, M., & Wijaya, A. (2006). Polarisasi Arsitektur Modern dan Post Modern.

Jurnal Ilmiah Arsitektur UPH, 3(1), 1-20.

Murdiati, D. (2008). Konsep Semiotik Charles Jencks dalam Arsitektur Post- Modern.

Jurnal Filsafat, 18(1), 27-37


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.