SCALE UP TATA KELOLA ADMINISTRASI DAN KEUANGAN KOPERASI MERAH PUTIH: PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA TOMORI

Suriana AR Mahdi, Rusman Soleman, Mukhtar Adam, Sitti Mukarramah, Faradisa Bachmid, Putri Ekawati Darma, Sheila Kusumaningrum

Sari


Pengabdian ini mengkaji implementasi program penguatan tata kelola administrasi dan keuangan Koperasi Merah Putih Desa Tomori melalui pendekatan partisipatif. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah minimnya kapasitas pengurus dalam tata kelola administrasi dan pelaporan keuangan sesuai standar akuntansi koperasi. Metode yang digunakan adalah participatory approach dengan lima tahapan: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas 20 pengurus dan anggota koperasi dalam pengelolaan administrasi kelembagaan dan penyusunan laporan keuangan sesuai Permen KUKM No. 02 Tahun 2024. Program ini menghasilkan template laporan keuangan standar, modul pelatihan, dan peningkatan transparansi tata kelola koperasi. Temuan ini mengkonfirmasi pentingnya capacity building dalam memperkuat kelembagaan ekonomi desa sebagai pilar pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Kata kunci: tata kelola koperasi, akuntansi koperasi, pemberdayaan masyarakat, ekonomi desa, participatory approach

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Birchall J. Cooperatives and the millennium development goals. Geneva: International Labour Office; 2004.

Chambers R. The origins and practice of participatory rural appraisal. World Dev. 1994;22(7):953-69.

Chambers R. Poverty and livelihoods: whose reality counts? Environ Urban. 1995;7(1):173-204.

Cornwall A. Unpacking 'participation': models, meanings and practices. Community Dev J. 2008;43(3):269-83.

Edward CN. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ekonomi desa di Maluku Utara. J Ekon Pembangun Reg. 2018;13(2):45-62.

Freire P. Pedagogy of the oppressed. New York: Continuum International; 1970.

International Cooperative Alliance (ICA). Guidance notes to the cooperative principles. Brussels: ICA; 2015.

Kirkpatrick D, Kirkpatrick J. Evaluating training programs: the four levels. 3rd ed. San Francisco: Berrett-Koehler; 2006.

Kolb DA. Experiential learning: experience as the source of learning and development. Englewood Cliffs: Prentice Hall; 1984.

McNiff J, Whitehead J. All you need to know about action research. 2nd ed. London: SAGE Publications; 2011.

Mezirow J. Transformative dimensions of adult learning. San Francisco: Jossey-Bass; 1991.

Othman A, Kari F, Hamdan R, Rahman ARA. Factors influencing cooperative membership and share increment: an application of the logistic regression analysis in the Malaysian cooperatives. World Rev Bus Res. 2012;2(5):24-35.

Pretty JN. Regenerating agriculture: policies and practice for sustainability and self-reliance. London: Earthscan; 1995.

Putnam RD. Making democracy work: civic traditions in modern Italy. Princeton: Princeton University Press; 1993.

United Nations Development Programme (UNDP). Capacity development: a UNDP primer. New York: UNDP; 2009.

Woolcock M, Narayan D. Social capital: implications for development theory, research, and policy. World Bank Res Obs. 2000;15(2):225-49.

Zakariya I. Analisis faktor penghambat pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Garut. J Pembangun Sosial. 2020;23(1):89-103.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.