Peran Permainan Tradisional Dalam Kesejahteraan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.11715Kata Kunci:
Permainan Tradisional, Sosial-Emosional, Anak Usia Dini, Era Digital, Kesejahteraan AnakAbstrak
Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai edukatif dan berperan penting dalam perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Namun, pesatnya perkembangan teknologi digital telah mengubah pola bermain anak dari interaksi langsung menjadi aktivitas berbasis layar yang cenderung individualistik, sehingga berpotensi menurunkan kemampuan interaksi sosial, empati, dan regulasi emosi anak. Kajian yang secara khusus mengaitkan permainan tradisional dengan kesejahteraan sosial-emosional anak dalam konteks era digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan tradisional dalam meningkatkan kesejahteraan sosial-emosional anak usia dini di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan tradisional berperan signifikan dalam mengembangkan keterampilan sosial melalui interaksi langsung, kerja sama, serta internalisasi nilai-nilai sosial. Selain itu, permainan tradisional juga mendukung perkembangan regulasi emosi, empati, dan kemampuan komunikasi anak. Temuan ini sejalan dengan teori perkembangan sosial dan kognitif yang menekankan pentingnya interaksi sosial dalam proses perkembangan anak. Dengan demikian, permainan tradisional dapat menjadi alternatif strategis dalam mendukung kesejahteraan sosial-emosional anak usia dini di tengah tantangan era digital.
Referensi
Anggraini, D., & Suryana, D. (2021). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1200–1210. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.835
Dewi, S. R. (2022). Inovasi pembelajaran berbasis permainan tradisional di PAUD. Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 21–30.
Fitriani, E. (2020). Stimulasi perkembangan anak melalui aktivitas bermain. Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 67–75.
Ginsburg, K. R. (2017). The importance of play in promoting healthy child development and maintaining strong parent-child bond. Pediatrics, 119(1), 182–191. https://doi.org/10.1542/peds.2006-2697
Hidayat, T. (2019). Pendidikan karakter melalui permainan tradisional. Cakrawala Pendidikan, 38(3), 456–465. https://doi.org/10.21831/cp.v38i3.26018
Hirsh-Pasek, K., Zosh, J. M., & Golinkoff, R. M. (2020). Playful learning: Evidence-based practices. American Journal of Play, 12(3), 1–20.
Kurniasih, N. (2021). Pengaruh permainan kelompok terhadap interaksi sosial anak. Jurnal PG-PAUD FKIP, 4(1), 50–60.
Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Prenadamedia Group.
Lestari, M. (2022). Perkembangan sosial emosional anak usia dini di era digital. Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 15–25. https://doi.org/10.21831/jpa.v11i1.46012
Livingstone, S., & Third, A. (2017). Children and young people’s rights in the digital age: An emerging agenda. New Media & Society, 19(5), 657–670. https://doi.org/10.1177/1461444816686318
Nuraini, E. D., Sianturi, R., Nurjanah, A., & Najib, A. (2025). Strategi evaluasi perkembangan sosial-emosional anak usia 4–6 tahun. Jurnal Pendidikan UNIGA, 19(1), 57–62.
Nugraha, A. (2021). Revitalisasi permainan tradisional di era digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 112–120.
OECD. (2020). Early childhood education and care in the digital age. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/fe8d68ad-en
Parker, R., Thomsen, B. S., & Berry, A. (2022). Learning through play at school: A framework for policy and practice. Frontiers in Education, 7, 1–12. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.751801
Pellegrini, A. D. (2016). Play and child development. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195393002.001.0001
Pratiwi, A. (2019). Implementasi permainan tradisional dalam pembelajaran anak usia dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 25–33.
Putri, R. A. (2020). Permainan tradisional sebagai media stimulasi perkembangan anak usia dini. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 2(2), 90–98.
Rahmawati, L. (2021). Pengembangan aspek sosial emosional melalui permainan tradisional. Jurnal PAUD Teratai, 10(2), 78–85.
Ramani, G. B., & Brownell, C. A. (2018). Social play and social development in early childhood. Annual Review of Developmental Psychology, 1, 1–23. https://doi.org/10.1146/annurev-devpsych-121318-085305
Sari, N., & Kurniawan, D. (2022). Dampak permainan tradisional terhadap kemampuan sosial anak usia dini. Jurnal Smart PAUD, 5(1), 34–42.
UNICEF. (2021). The state of the world’s children 2021: On my mind. https://www.unicef.org/reports/state-worlds-children-2021
Whitebread, D., Neale, D., Jensen, H., Liu, C., Solis, S. L., Hopkins, E.,
Hirsh-Pasek, K., & Zosh, J. M. (2017). The role of play in children’s development. The LEGO Foundation. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.18565.86241
Wulandari, H., & Sujiono, Y. N. (2020). Pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14(1), 45–56. https://doi.org/10.21009/JPUD.142.04
Zaini, M., & Dewi, K. (2017). Pentingnya media pembelajaran untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.21831/jpa.v6i1.15660
Zosh, J. M., Hopkins, E. J., Jensen, H., Liu, C., Neale, D., Hirsh-Pasek, K., & Whitebread, D. (2017). Learning through play: A review of the evidence (Research report). LEGO Foundation. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.18565.86241
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






