Kesejahteraan Dan Profesionalisme Guru PAUD Di Daerah Terpencil: Studi Kasus Di TK Nagari Koto Anau Tapan

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.11723

Kata Kunci:

Kesejahteraan Guru, Profesionalisme, PAUD, Studi Kasus, Regulasi Pendidikan

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini (PAUD), khususnya di daerah terpencil, yang berpotensi memengaruhi profesionalisme serta kualitas pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tuntutan profesionalisme guru dan dukungan kesejahteraan yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesejahteraan guru, praktik etika profesi, serta implementasi regulasi pendidikan pada guru PAUD di daerah terpencil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Objek penelitian meliputi kesejahteraan, profesionalisme, dan implementasi regulasi guru PAUD, sedangkan subjek penelitian terdiri atas guru PAUD dan kepala sekolah di TK Nagari Koto Anau Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan guru masih rendah, dengan kisaran gaji sebesar Rp300.000–Rp500.000 per bulan yang belum mencukupi kebutuhan hidup. Meskipun demikian, guru tetap menunjukkan dedikasi yang tinggi dan mempertahankan profesionalisme dalam proses pembelajaran. Selain itu, implementasi regulasi pendidikan belum dirasakan secara optimal, terutama bagi guru honorer di daerah terpencil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tuntutan profesionalisme dan kesejahteraan guru PAUD sehingga diperlukan kebijakan yang lebih kontekstual dan berkeadilan untuk meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya di daerah terpencil.

Referensi

Ananda, R., Khairani, M., Putri, N. A. A., Anggraini, T., & Pratiwi, N. (2025). Analisis kompetensi dan ketersediaan tenaga kependidikan sekolah dasar di Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 391–401.

Aulia, N. R., Shodiqoh, E. L., & Cahyaningrum, S. P. (2023). Analisis kebijakan kesejahteraan guru terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Basa Journal of Language & Literature. https://doi.org/10.33474/basa.v3i1.19706

Bank, W. (2018). World Development Report 2018: Learning to realize education’s promise. World Bank.

Campbell, E. (2003). The Ethical Teacher. Open University Press.

Devi, I., Sesmiarni, Z., Syafitri, A., Simbolon, A. M. Y., & Iswantir. (2023). Upaya kepala sekolah dalam meningkatkan produktivitas kerja guru di MTsS Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 14422–14433.

Eliza, D., Sardi, M., Amalia, W., & Karmila, D. (2022). Jenis-jenis pelatihan peningkatan profesional guru PAUD di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 6836–6843. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3323

Fasya, G. N. S., Surana, D., & Afrianti, N. (2024). Pengaruh kesejahteraan guru terhadap kinerja guru pendidikan anak usia dini di Kecamatan Buah Batu. Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education, 4(1), 153–158. https://doi.org/10.29313/bcsecte.v4i1.10328

Fatria, M., Corrina, F., & Zulammar, Z. (2022). The importance of teacher welfare improvement. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 11(2). https://doi.org/10.34006/jmbi.v11i2.519

Hardinanto, E., Faizi, A., Prihatin, Y., Diastuti, I. M., Rizal, M. F., & Nugraha, A. S. (2025). Peningkatan kemampuan meta level reflection dan critical thinking pada guru di MTs Al-Amin. Prosiding Seminar Nasional Sains, Teknologi, Ekonomi, Pendidikan Dan Keagamaan (SAINSTEKNOPAK), 9, 522–530.

Hidayat, F. N., & Albab, U. (2023). Analisis kebijakan kesejahteraan guru PAUD dalam meningkatkan kualitas guru lingkungan Dikdisbud Situbondo. Soetomo Magister Ilmu Administrasi, 1(2), 91–98. https://doi.org/10.25139/smia.v1i2.5900

Indonesia, R. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Indonesia, R. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Jamil, J. (2022). Etika profesi guru. CV. Azka Pustaka.

Julaiha, S., Ramli, A., Oktaviany, V., Sudadi, S., Malik, L. R., & Anwar, H. (2023). Analisis pengaruh manajemen pendidikan terhadap motivasi belajar pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4507

Kim, H. (2023). Multicultural curriculum development. Multicultural Education Review, 11(4), 78–92. https://doi.org/10.6789/mer.v11i4.6789

Lestari, A. N. G., Sumantri, M. S., & Dhieni, N. (2022). Development of early childhood education teacher competency: Reviewed from perception and teacher’s motivation. Jurnal Kependidikan, 8(2). https://doi.org/10.33394/jk.v8i2.5145

Lestari, D. A., & Novianti, Y. (2025). Dampak kesejahteraan guru di wilayah terpencil dalam menangani ketimpangan pendidikan. Jurnal Berbasis Sosial, 6(1), 30–38.

Ma’rifah, I. Z. (2023). Pengaruh motivasi kerja dan kesejahteraan guru terhadap kinerja guru MI di Kecamatan Jekulo. QUALITY, 11(2), 293–316.

Martinez, L., & Chang, K. (2021). Assessing the efficacy of virtual classrooms. Computers & Education, 157, 104002. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.104002

Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370–396.

Mia, Y. G., & Sulastri, S. (2023). Analisis kompetensi profesional guru. Journal of Practice Learning and Educational Development, 3(1), 49–55. https://doi.org/10.58737/jpled.v3i1.84

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Na’imah, T., Kasanah, R., & Rahmasari Aeni, P. S. (2021). Systematic review on the factors that influence well-being among teachers. Sains

Humanika, 13(2–3). https://doi.org/10.11113/sh.v13n2-3.1917

Nuria, R., & Aprilianti, R. (2023). Problematika beban kerja guru honorer di taman kanak-kanak. JESA: Jurnal Edukasi Sebelas April, 7(2), 135–145. https://doi.org/10.25157/jesa.v7i2.10732

Oducado, R. M., Amboy, M. K. Q., Robles, B. R., Rosano, D., Montaño, H. C., Temelo, D. R., & Tamdang, K. (2024). Demographics and job satisfaction as predictors of mental well-being of teachers. International Journal of Educational Research and Innovation. https://doi.org/10.46661/ijeri.8205

Oktafiana, R., Fathiyani, F., & Musdalifah, M. (2020). Kebijakan kesejahteraan guru terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Jurnal Mappesona, 3(3).

Purba, D. P., Dita, D. M., Vivaldy, J. A., Purba, J. F., Simanjuntak, S., & Bangun, M. B. (2024). A literature review of dynamics teacher welfare in Indonesia. Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 10(2). https://doi.org/10.24114/paedagogi.v10i2.64464

Reyes, J. V. (2024). Fostering teacher welfare and well-being: Evaluating the school’s continuous professional development program. International Journal of Research Publications. https://doi.org/10.47119/ijrp1001521720246896

Rumtini, R. (2014). Dampak peningkatan kesejahteraan guru terhadap mutu peminat. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20(2), 211–222.

Safitri, W., & Ahyani, L. N. (2024). Resiliensi pada guru PAUD honorer. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(2), 2281–2301. https://doi.org/10.47467/assyari.v6i2.6590

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutiono, D. (2021). Profesionalisme guru. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 16–25. https://doi.org/10.34005/tahdzib.v4i2.1437

Tobondo, Y., & Putra, S. (2022). Kesejahteraan guru sebagai prasyarat lingkungan belajar berkualitas. Pandelo’e, 2(2), 12–24. https://doi.org/10.37195/pand.v2i2.120

UNESCO. (2015). Education for All 2000–2015: Achievements and challenges. UNESCO Publishing

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19