Peran Guru Dalam Mendukung Kesejahteraan Sosial Emosional Anak Usia Dini

Penulis

  • Tantri Sundari Santoso Universitas Pendidikan Indonesia
  • Taopik Rahman Universitas Pendidikan Indonesia
  • Risbon Sianturi Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.11744

Kata Kunci:

Peran Guru, Kesejahteraan Sosial-Emosional, Anak Usia Dini

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam meningkatkan kesejahteraan sosial-emosional anak usia dini di lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting tidak hanya dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga dalam memberikan dukungan emosional, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung, serta memfasilitasi interaksi sosial anak. Guru menciptakan suasana kelas yang positif melalui keterlibatan yang hangat, penggunaan berbagai metode pembelajaran, dan penerapan penguatan positif terhadap perilaku anak. Praktik-praktik tersebut secara efektif mendukung anak dalam mengenali dan mengatur emosi, memperkuat kepercayaan diri, serta secara bertahap meningkatkan kompetensi sosial mereka. Meskipun demikian, guru menghadapi tantangan yang berkaitan dengan keberagaman karakteristik anak dan kemampuan mereka dalam mengelola emosi, sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan fleksibel. Studi ini menyoroti bahwa responsivitas guru dan lingkungan belajar yang mendukung merupakan faktor penting dalam menumbuhkan kesejahteraan sosial-emosional anak. Oleh karena itu, disarankan agar pendidik dan lembaga pendidikan anak usia dini mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan berpusat pada anak untuk mengakomodasi kebutuhan emosional dan perkembangan anak secara lebih optimal.

Referensi

Agustini, N., Amrillah, H. M., & Hartati, M. (2025). Peran guru dalam mengembangkan emosi positif anak usia dini di RA Baitul Makmur Curup (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).

Aisyah, A., & Insani, A. (2021). Peran guru dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 46–54.

Amalia, Z. P., & Novianti, R. (n.d.). Strategi guru dalam pembentukan karakter sosial anak usia dini di sekolah. Kumara Cendekia, 14(1), 24–32.

Amiliya, R., Susanti, U. V., & Basori. (2024). Urgensi masa golden age bagi perkembangan anak usia dini. Al-Abyadh, 7(2), 72–78. https://doi.org/10.46781/al-abyadh.v7i2.1372

Andini, M., Ramdhani, S., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Peran guru dalam menciptakan proses belajar yang menyenangkan. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2298–2305. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.637

Boiliu, E. R., & Messakh, J. J. (2024). Pembelajaran adaptif sebagai inovasi strategi pembelajaran bagi anak usia dini. Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 133–153.

Daulay, L. S. (2023). Hakikat bermain sosio drama dalam mengembangkan aspek perkembangan sosial anak usia dini: The nature of socio drama playing in developing aspects of social development in early children. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 8–12.

Dwistia, H., Sindika, S., Iqtianti, H., & Ningsih, D. (2025). Peran lingkungan keluarga dalam perkembangan emosional anak. Jurnal Parenting dan Anak, 2(2), 1–9.

Fadli, M. (2024). Metode penelitian kombinasi (mixed method).

Fitri, N. D., Laili, N., Ningrath, N., & Rosemendyta, Y. (2023). Efektivitas metode bercerita untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak usia dini ke arah yang positif: Effectiveness of storytelling methods for improving social emotional abilities for early children in a positive direction. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 79–85.

Ibda, H. (2022). Ekologi perkembangan anak, ekologi keluarga, ekologi sekolah dan pembelajaran. ASNA: Jurnal Kependidikan Islam dan Keagamaan, 4(2), 75–93.

Lestari, A. I., Ndona, Y., & Gultom, I. (2024). Pengembangan sosial emosional siswa SD dengan perspektif konstruktivisme sosial oleh Lev Vygotsky. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(11), 12441–12445.

Mappasere, S. A., & Suyuti, N. (2019). Pengertian penelitian pendekatan kualitatif. Metode Penelitian Sosial, 33, 1–10.

Mil, S. (2025). Kesejahteraan anak (child well-being): Kontribusi keluarga, lingkungan dan pendidikan anak usia dini. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 10(1), 39–49. https://doi.org/10.51529/ijiece.v10i1.750

Muh. Khusnul Himam, Saeful Anam, & Nashrullah. (2026). Teknik pemilihan informan dalam penelitian kualitatif: Strategi dan implementasi. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 5(2), 1688–1696. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4011

Nur'Zahra, A. N., & Wulandari, H. (2023). Analisis permasalahan sosial emosional pada anak usia dini: Analysis of social emotional problems in early childhood. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 29–33.

Putri, H. A. (2024). Menciptakan lingkungan belajar aman dan nyaman di lembaga pendidikan anak usia dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 754–767.

Rahmi, A. A., Hizriyani, R., & Sopiah, C. (2022). Analisis teori hierarchy of needs Abraham Maslow terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(3), 320–328.

Ramadhanty, I., Abidin, Y., Undayasari, D., & Aisyah, E. S. (2025). Membangun rasa aman anak usia dini melalui pendekatan responsif guru. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(3), 1126–1133. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i3.1125

Suci, S. (2024). Meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5–6 tahun melalui metode bermain peran (role playing) di TK Harapan Ibu, Bandar Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Wardani, I. K., Hafidah, R., & Dewi, N. K. (2021). Hubungan antara peran guru dengan rasa percaya diri anak usia dini. Kumara Cendekia, 9(4), 225–233.

Wildiana, A. R. R., & Al Baqi, S. (2025). Peran guru sebagai fasilitator dan motivator dalam pengembangan prososial anak usia dini di TK Purworejo Geger Madiun. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(2), 143–158.

Zahra, R. A., Vitaloka, D., & Syifauzakia, S. (2025). Strategi guru dalam meningkatkan keterampilan sosial anak dengan gangguan kecemasan. Kumara Cendekia, 13(1), 17–29.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19