Implementasi Mendongeng Berbasis Seni Ventriloquisme Dalam Menanamkan Akhlak Islami Pada Anak Usia Dini Di Rumah Quran As-Sayid

Penulis

  • Cindy Febrianthy Institut Agama Islam Rakeyan Santang
  • Dedeh Kurniasih Institut Agama Islam Rakeyan Santang
  • Saniyya Putri Hendrayana Institut Agama Islam Rakeyan Santang
  • Warsali Warsali Institut Agama Islam Rakeyan Santang
  • Irena Laras Institut Agama Islam Rakeyan Santang
  • Susilawati Susilawati Institut Agama Islam Rakeyan Santang

DOI:

https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.11780

Kata Kunci:

Mendongeng, Ventriloquisme, Akhlak Islami, Berbakti kepada Ibu, Pendidikan Karakter

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai moral atau akhlak Islami sejak usia dini, khususnya mengenai adab berbakti kepada orang tua (ibu), melalui metode yang interaktif dan menyenangkan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi serta mendeskripsikan implementasi metode mendongeng berbasis seni ventriloquism (seni suara perut) dalam menanamkan nilai akhlak terhadap ibu pada anak-anak di Rumah Quran (RQ) As-Sayid. Penggunaan teknik ventriloquism dianggap sebagai inovasi dalam pendidikan karakter karena mampu menggabungkan aspek visual, auditori, dan emosional secara simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung, wawancara dengan pendidik, serta dokumentasi berupa catatan lapangan. Fokus observasi meliputi tingkat keterlibatan anak, respons emosional saat mendengarkan cerita, serta kemampuan anak dalam memahami pesan moral yang disampaikan melalui interaksi antara pendongeng dan boneka sebagai media ventriloquism. Analisis data dilakukan secara naratif untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai efektivitas media tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mendongeng dengan teknik ventriloquism sangat efektif dalam menarik perhatian dan meningkatkan antusiasme anak-anak dibandingkan dengan metode konvensional. Interaksi antara tokoh boneka dan pendongeng menciptakan suasana belajar yang hidup sehingga pesan-pesan tentang kasih sayang dan pengabdian kepada ibu dapat diterima dengan baik secara afektif. Anak-anak menunjukkan peningkatan empati dan kesadaran untuk memuliakan ibu mereka, yang terlihat dari refleksi emosional pada akhir sesi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni ventriloquism bukan sekadar hiburan, melainkan media edukasi yang strategis untuk internalisasi nilai-nilai agama pada anak. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat mendorong para pendidik agar lebih kreatif dalam memanfaatkan media seni dalam proses pembelajaran karakter.

Referensi

Afifah, A. N. (2022). Application of role playing method with puppets to improve speaking skills of grade III students of Sayangan Laweyan State Elementary School (Undergraduate thesis, Tunas Pembangunan University). Tunas Pembangunan University.

Bruns, P. (2019). The ventriloquist illusion as a tool to study multisensory processing: An update. Frontiers in Integrative Neuroscience.

Cahyono, D., Saputra, W., & Vitianingsih, A. V. (2022). Boneka berbicara sebagai media pembelajaran anggota tubuh manusia untuk anak usia dini. JIMP (Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan).

Delima, D., Suhaimi, S., & Irfan, A. (2022). Pengaruh metode storytelling terhadap perkembangan bahasa anak usia toddler. Jurnal Basicedu, 6(1). https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1672

Fadlan, A. (2019). Efektivitas metode bercerita dalam perkembangan bahasa anak. Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1). https://doi.org/10.30631/smartkids.v1i1.47

Faizah, N., & Aliah, F. S. (2025). Peran orang tua dalam pendidikan agama Islam kepada anak di era digital. Jurnal Pendidikan Integratif, 6(2).

Faizin, F., & Helandri, J. (2023). The use of Islamic stories as a moral education media for early childhood. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.

Febrianthy, C., Sahtini, P. A., Dega, S., Maryamah, T., Aryuni, L., & Armilah, A. (2025). Pola interaksi pedagogis guru-anak dalam pembelajaran sentra di TK Alam Istiqomah Karawang. CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies, 7(2), 506–516. https://doi.org/10.37567/cbjis.v7i2.4895

Hasanah, Y. A. (2021). Elevating speaking skill through stick puppet role play. English Journal of Indragiri (EJI): Studies in Education, Literature, and Linguistics, 5(1).

Helandri, J., & Supriadi, S. (2024). Implementasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam konteks modern: Tinjauan terhadap praktik dan tantangan. TA'LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(1), 93–116.

Hidayat, T. (2021). Pendidikan akhlak dalam perspektif hadis Nabi. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 145–158.

Jusmawati, J., Abustang, P. B., Wulandari, S., Mansis, I., Rosdiana, R., & Apriliniar, E. (2024). Pengaruh metode storytelling dengan media ventriloquist terhadap kemampuan bercerita siswa kelas 1 sekolah dasar. Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 6(1). https://doi.org/10.29100/.v6i1.5229

Kurdi, M. S. (2024). Storytelling sebagai alat untuk transmisi nilai lintas generasi di Madrasah Ibtidaiyah. Indonesian Journal of Religion Center, 2(1), 89–102.

Maulana, A., Rahmawati, A., Nurhaliza, D., & Azis, A. (2025). Peran pendidikan holistik dan komprehensif dalam membentuk karakter Islami pada peserta didik. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(4), 145–161.

Maulana, M. A., Susanti, R., & Washfiah, K. (2023). Penerapan alat peraga boneka dengan teknik ventriloquist untuk peningkatan pemahaman siswa dalam mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam. Fikruna, 6(2). https://doi.org/10.56489/fik.v6i2.116

Mujadid, A. J. (2023). The effectiveness of using hand puppet in teaching speaking for having different imagination level at MI Hidayatus Shibyan (Master’s thesis, Institut Agama Islam Negeri Kediri). Institut Agama Islam Negeri Kediri.

Nabihasnah, H. M., Alhayyu, M., & Gusmaneli, G. (2025). Strategi pembelajaran pendidikan Islam melalui pendekatan storytelling untuk membentuk akhlak mulia anak usia dini. Reflection: Islamic Education Journal, 2(2), 197–212.

Nata, A. (2020). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.

Nurbaiti, A., & Zulkarnaen, Z. (2025). Efektivitas mendongeng dengan media boneka dalam mengembangkan karakter prososial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.

Rahman, A. (2023). Pendidikan karakter anak usia dini dalam perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.

Ramayulis. (2021). Pendidikan Islam: Konsep, prinsip, dan praktik. Kalam Mulia.

Saona, S. (2025). The effect of Islamic values-based character education on early childhood social emotional development. Al-Banat: Journal of Early Childhood Islamic Education.

Sutarman, & Mulyadi, D. (2022). Internalisasi nilai akhlak dalam pendidikan Islam anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islami, 6(1), 33–45.

Yaasin, A., Hakim, E. R. N., & Gusmaneli, G. (2024). Penanaman nilai agama dan spiritual terhadap anak pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(3), 943–949.

Yudhiarti, N. P., Astuti, H., & Afif, S. (2025). Penanaman pendidikan karakter positif pada anak usia dini melalui metode cerita bergambar di KB Tunas Bangsa Mantingan: The implementation of picture storytelling method to foster positive character education in early childhood at KB Tunas Bangsa Mantingan. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 55–59.

Yunita, & Rahayu, R. D. U. (2025). The effectiveness of storytelling methods on increasing early childhood empathy. International Conference Global Islamic Education.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19