Analisis Pembelajaran Berbasis Cerita Dalam Pengembangan Sikap Toleransi Beragama Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.11908Kata Kunci:
Anak Usia Dini, Pembelajaran Berbasis Cerita, Pendidikan Karakter, Storytelling, Toleransi BeragamaAbstrak
Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter sosial anak, termasuk sikap toleransi beragama di tengah masyarakat yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran berbasis cerita dalam pengembangan sikap toleransi beragama pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian dilaksanakan di KB-TK Siwi Kinasih dengan fokus pada proses pembelajaran berbasis cerita, interaksi antara guru dan anak, serta perilaku anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis cerita mampu membantu anak memahami nilai toleransi melalui tokoh dan alur cerita yang menggambarkan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan menghargai perbedaan agama. Anak menunjukkan perubahan perilaku sosial yang positif, seperti lebih terbuka dalam berteman, menghormati teman yang sedang beribadah, serta mampu berinteraksi tanpa membedakan latar belakang agama. Pembelajaran berbasis cerita juga dinilai lebih efektif dalam menanamkan nilai toleransi karena mampu menyentuh aspek emosional anak dibandingkan dengan metode ceramah atau hafalan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan media cerita, fasilitas pembelajaran, dan pemahaman sebagian orang tua mengenai pentingnya pendidikan toleransi sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan kreativitas guru serta kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pengembangan sikap toleransi beragama pada anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran berbasis karakter di lembaga pendidikan anak usia dini.
Referensi
Azhari, S. (2021). Pengembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 190–206.
Habsy, B. A., Malora, P. I., & Widyastutik, D. R. (n.d.). Teori Jean Piaget vs Lev Vygotsky dalam perkembangan anak di kehidupan bermasyarakat.
Inayah, H. (2021). Penanaman nilai toleransi beragama pada anak usia dini di TK Kartika V-29 Banjarmasin.
Jesika Rahmah, M. (2024). Implementasi metode bercerita berbasis nilai-nilai karakter anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 912–925. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.998
Khusnatul Mawaddah, L. A., & D. I. (2026). Tantangan pembelajaran bahasa Indonesia di era digital: Refleksi praktik literasi gembira. 5(1), 244–255.
Kurniawan, S., & Fitriyani, F. N. (2023). Thomas Lickona’s idea on character education which builds multicultural values. 14(1), 33–53.
Mustofa, M. Z., & Suarjana, I. M. (2024). Number light media to stimulate early mathematics abilities in children in kindergarten. 12, 61–69.
Nugraheni, O. D., Pertiwi, A. D., Sjamsir, H., & Anjarwati, F. (2025). Implementasi sikap toleransi beragama melalui metode pembiasaan pada anak usia 5–6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 800–810. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1107
Nuraeni, H. A., Putri, D. M., & Akasyah, S. A. (2024). Keberagaman agama dan urgensi toleransi. 10(November), 361–368.
Pitaloka, D. L., & Purwanta, E. (2021). Peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada anak usia dini di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1696–1705. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.972
Qusyairi, L. A. H. (n.d.). Interaksi sosial dalam proses pembelajaran. 7, 149–166.
Ria, C. S., & Hijriati. (2025). Al Tahdzib, 4(1), 31–42.
Rusmiati, E. T. (2023). Penanaman nilai-nilai toleransi pada anak usia dini. 248–256.
Salsabila, A. T., Astuti, D. Y., Hafidah, R., & Nurjanah, N. E. (2021). Pengaruh storytelling dalam meningkatkan kemampuan empati anak usia dini. 10(2), 164–171.
Samad, F., & Wondal, R. (2022). Early listening skill on lesson study-based activities. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1930–1937. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1895
Sari, T. M., Elpiana, L., & Dani, M. P. A. (2025). Pelaksanaan strategi guru dalam menanamkan nilai toleransi pembelajaran anak usia dini di Sekolah Dasar Negeri Baru Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan. 4(1), 248–254.
Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi moderasi beragama di lembaga pendidikan (Actualization of religion moderation in education institutions). 12(1).
Ujianti, P. R., Suastika, N., & Dewi, P. S. D. (2021). Tantangan praktik pembelajaran anak usia dini di masa pandemi. 9, 318–324.
Umar, M., Ismail, F., & Syawie, N. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis moderasi beragama. 19(1), 101–111.
Wardani, K. J., & Afandi, N. K. (2023). Implementasi metode bercerita dalam membentuk karakter jujur pada anak usia dini. 8(2), 110–122. https://doi.org/10.24903/jw.v
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






