Eksplorasi Peran Orang Tua Mengenalkan Konsep Numerasi Awal Melalui Permainan Tradisional Engklek di Rumah

Penulis

  • Nabila Hanipah Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • Noor Laila Fhitry Annisa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • Siti Nurma Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • Budi Iskandar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.11960

Kata Kunci:

Numerasi Awal, Permainan Tradisional, Engklek, Peran Orang Tua, Anak Usia Dini

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mengenalkan konsep numerasi awal pada anak usia dini melalui permainan tradisional engklek di rumah. Kemampuan numerasi awal merupakan keterampilan fundamental yang perlu dikembangkan sejak usia dini karena berdampak pada pertumbuhan kognitif dan kesiapan belajar anak pada tahap selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian berupa orang tua yang memiliki anak berusia 3–6 tahun dan telah memanfaatkan permainan tradisional dalam aktivitas bermain anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring secara tertulis, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek dapat membantu anak memahami angka, mengenali urutan bilangan, dan meningkatkan keterampilan berhitung dasar melalui aktivitas melompat pada kotak-kotak yang telah diberi tanda angka. Orang tua berperan sebagai pendukung, pengarah, dan penyemangat dalam aktivitas bermain sekaligus belajar anak. Selain meningkatkan keterampilan numerasi, permainan engklek juga mendukung perkembangan motorik kasar, koordinasi gerak, kemampuan sosial, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Oleh karena itu, permainan tradisional engklek dapat menjadi sarana pembelajaran yang sederhana, menyenangkan, dan efektif dalam memperkenalkan konsep numerasi awal kepada anak usia dini di lingkungan keluarga.

Referensi

Aunola, K., Leskinen, E., Lerkkanen, M.-K., & Rasku-Puttonen, H. (2004). Developmental dynamics of math performance from preschool to Grade 2. Journal of Educational Psychology, 96(4), 699–713.

Blevins-Knabe, B., & Musun-Miller, L. (1996). Number use at home by children and their parents and its relationship to early mathematical performance. Early Development and Parenting, 5(1), 35–45.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (3rd ed.). Westview Press.

Henderson, A. T., & Mapp, K. L. (2002). A new wave of evidence: The impact of school, family, and community connections on student achievement. National Center for Family & Community Connections with Schools.

Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Prenadamedia Group.

Nasiruddin, F. A., Ramadhan, N. R., & Alviani, V. (2023). Eksplorasi etnomatematika terhadap pola gambar bidang permainan tradisional engklek pada anak. EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran, 2(4), 209–213.

National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and standards for school mathematics. National Council of Teachers of Mathematics.

Nurfadilah, N., & Nurhastuti, N. (2022). Peran orang tua dalam stimulasi kemampuan numerasi anak usia dini di lingkungan keluarga. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4567–4578.

Piaget, J. (1962). Play, dreams and imitation in childhood. W. W. Norton & Company.

Pratiwi, W., & Mawardi, M. (2020). Pemanfaatan permainan tradisional dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 115–123.

Rahmawati, Y., & Kurniawan, H. (2021). Permainan tradisional sebagai media stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(1), 45–54.

Rohman, A., & Rachman, M. (2012). Permainan tradisional sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan kecerdasan logika-matematika anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 6(1), 123–135.

Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (Eds.). (2000). From neurons to neighborhoods: The science of early childhood development. National Academy Press.

Susanti, E., & Rahmawati, A. (2021). Keterlibatan orang tua dalam pembelajaran anak usia dini selama pembelajaran di rumah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 98–107.

Suyanto, S. (2005). Pembelajaran untuk anak TK. Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 44–56.

Ulya, H. (2017). Permainan tradisional sebagai media dalam pembelajaran matematika. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2017: Membangun Generasi Berpendidikan dan Religius Menuju Indonesia Berkemajuan (hlm. 371–376).

Utami, F., & Syafdaningsih, S. (2021). Pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Tumbuh Kembang, 8(1), 33–41.

Wahyuni, S., & Azizah, N. (2020). Pengembangan kemampuan numerasi anak usia dini melalui media permainan edukatif. Jurnal PAUD Teratai, 9(2), 120–128.

Yulianti, D. (2014). Permainan tradisional sebagai upaya pengembangan kemampuan kognitif anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 59–70.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30

Cara Mengutip

Hanipah, N., Annisa, N. L. F., Nurma, S., & Iskandar, B. (2026). Eksplorasi Peran Orang Tua Mengenalkan Konsep Numerasi Awal Melalui Permainan Tradisional Engklek di Rumah. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 8(1), 389–398. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.11960