Stimulasi Bahasa Reseptif Anak Usia Dini melalui Aktivitas Membaca dalam Perspektif Neurosains

Penulis

  • Budi Iskandar Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ismi Nuraini Universitas Pendidikan Indonesia
  • Iyin Rahmawati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nasywa Nabilah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12174

Kata Kunci:

Aktivitas Membaca, Bahasa Reseptif, Neurosains, Anak Usia Dini

Abstrak

Bahasa reseptif merupakan kemampuan anak dalam memahami informasi yang diterima melalui kegiatan mendengar maupun melihat. Kemampuan ini berperan penting dalam mendukung perkembangan komunikasi, interaksi sosial, dan kesiapan akademik anak pada tahap selanjutnya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji stimulasi perkembangan bahasa reseptif anak usia dini melalui aktivitas membaca dalam perspektif neurosains. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber yang relevan mengenai perkembangan bahasa anak, neurosains kognitif, dan pendidikan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas membaca, khususnya membaca nyaring (read aloud) dan membaca interaktif, dapat membantu mengembangkan kosakata, perhatian, daya ingat, serta pemahaman bahasa anak. Dalam perspektif neurosains, aktivitas membaca melibatkan jaringan saraf yang berperan dalam pemrosesan bahasa, memori, perhatian, dan pemahaman. Efektivitas stimulasi tersebut juga dipengaruhi oleh kualitas interaksi selama kegiatan membaca. Penggunaan intonasi suara yang jelas, media visual yang menarik, ekspresi yang sesuai, serta keterlibatan aktif anak melalui tanya jawab dan diskusi sederhana dapat mendukung pemahaman anak terhadap isi bacaan. Oleh karena itu, aktivitas membaca yang interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan bahasa reseptif anak usia dini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aliyah, S., (2025). Strategi Membaca Interaktif Dalam Meningkatkan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 45–58.

Dini, M. P. A. U. Strategi Perkembangan Dan Indikator Pencapaian Bahasa Reseptif Dan Bahasa Ekspresif Pada Anak Usia Dini.

Husna, A., & Eliza, D. (2021). Perkembangan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Literasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1321–1330.

Hutton, J. S., Horowitz-Kraus, T., Mendelsohn, A. L., DeWitt, T., & Holland, S. K. (2015). Home Reading Environment And Brain Activation In Preschool Children Listening To Stories. Pediatrics, 136(3), 466–478.

Kuhl, P. K. (2010). Brain Mechanisms In Early Language Acquisition. Neuron, 67(5), 713–727.

Marli’ah, S., & Apriliyana, F. N. (2021). Efektivitas Strategi Read Aloud Dalam Mengenalkan Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini. JCE (Journal of Childhood Education), 5(1), 74–81.

Noble, C., Sala, G., Peter, M., Lingwood, J., Rowland, C., Gobet, F., & Pine, J. (2019). The Impact Of Shared Book Reading On Children's Language Skills: A Meta-Analysis. Educational Research Review, 28, Article 100290.

Noble, K. G., Houston, S. M., Brito, N. H., Bartsch, H., Kan, E., Kuperman, J. M., & Sowell, E. R. (2015). Family Income, Parental Education, And Brain Structure In Children And Adolescents. Nature Neuroscience, 18(5), 773–778.

Owens, R. E. (2016). Language Development: An Introduction (9th ed.). Pearson Education.

Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif. Graha Ilmu.

Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (2000). From Neurons To Neighborhoods: The Science Of Early Childhood Development. National Academy Press.

Whitehurst, G. J., & Lonigan, C. J. (1998). Child Development And Emergent Literacy. Child Development, 69(3), 848–872.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-18

Cara Mengutip

Iskandar, B., Nuraini, I., Rahmawati, I., & Nabilah, N. (2026). Stimulasi Bahasa Reseptif Anak Usia Dini melalui Aktivitas Membaca dalam Perspektif Neurosains. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 8(2), 45–53. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12174