Pengembangan Media Buku Cerita Digital untuk Mengenalkan Mitigasi Bencana pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Permata Hati
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12345Kata Kunci:
Buku Cerita Digital, Mitigasi Bencana, Anak Usia Dini, Media Pembelajaran, ADDIEAbstrak
Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi sehingga pendidikan mitigasi bencana perlu dikenalkan sejak usia dini. Namun, ketersediaan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini untuk mengenalkan mitigasi bencana masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita digital sebagai media untuk mengenalkan mitigasi bencana kepada anak usia dini, mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan media, serta mengetahui efektivitas penggunaannya dalam meningkatkan pemahaman anak tentang mitigasi bencana. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah anak usia 5–6 tahun di TK Permata Hati, Kota Banda Aceh. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media, lembar observasi, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita digital memperoleh persentase validasi dari ahli materi sebesar 96,66%, ahli bahasa sebesar 100%, dan ahli media sebesar 100%, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 98,88% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil observasi kepraktisan media menunjukkan persentase sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Selain itu, hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 43,33 menjadi 93,33. Dengan demikian, buku cerita digital yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis, serta menunjukkan hasil yang mendukung efektivitas penggunaannya untuk mengenalkan mitigasi bencana kepada anak usia dini.
Unduhan
Referensi
Adiyoso, W. (2018). Manajemen bencana: Pengantar dan isu-isu strategis. Bumi Aksara.
Aini, S. (2020). Pengaruh media digital terhadap pengenalan mitigasi bencana banjir pada anak usia dini. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 23–32.
Akbar, S. (2013). Instrumen perangkat pembelajaran. Remaja Rosdakarya.
Aqib, Z. (2013). Model-model, media, dan strategi pembelajaran kontekstual (inovatif). Yrama Widya.
Arsyad, A. (2015). Media pembelajaran. Rajawali Press.
Astuty, Y. W. (2022). Penggunaan media interaktif buku cerita digital untuk meningkatkan minat baca siswa. Global Journal Teaching Professional, 1(1).
Atikah, C., Asmawati, L., & Ekawati, R. (2023). Pengembangan media cerita interaktif untuk pendidikan mitigasi gempa bumi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Balqis Syafitri, S., Harun, & Prayitno. (2024). Analisis guru dalam penilaian capaian pembelajaran anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(3). https://doi.org/10.31004/aulad.v8i3.1233
Dhian K, A. (2016). Identifikasi kesulitan belajar pada siswa. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(3), 169–182.
Dwijayanti, D. (2022). Pentingnya pembelajaran mitigasi bencana untuk anak usia dini di Indonesia: Sebuah tinjauan literatur. Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE), 6, 15–22.
Fathurrohman, P., & Sutikno, S. (2019). Strategi belajar mengajar. PT Refika Aditama.
Fauziyah, D. N., & Anistyasari, Y. (2020). Studi literatur pengaruh implementasi media e-book terhadap motivasi belajar dan respon siswa. IT Edu: Jurnal Information Technology and Education, 5(3), 406–416.
Fitriani, N. H., & Huda, N. (2022). Faktor penyebab rendahnya minat siswa terhadap materi puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Pahlawan: Jurnal Pendidikan Sosial Budaya, 18(1), 65–69.
Herawati, & Muthmainnah. (2019). Karakteristik belajar anak usia dini dalam perspektif Islam. Bunayya: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 5(1). https://doi.org/10.22373/bunayya.v5i1.6379
Herlisna, H., Cikita, M., Anggowa, M., & Lauding, T. S. (2023). Karakteristik anak didik sebagai dasar dalam mendukung proses pendidikan anak usia dini. Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini.
Irawan, I., Subiakto, Y., & Kustiawan, B. (2022). Manajemen mitigasi bencana pada pendidikan anak usia dini untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi. PENDIPA Journal of Science Education, 6(2), 609–615. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.2.609-615
Jayadinata, A. K., Justicia, R., Ardiyanti, D., Nikawanti, G., Sahidah, L. N. A., & Lestari, F. (2025). Pengembangan media cerita interaktif untuk pendidikan mitigasi gempa bumi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2837–2850. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7627
Kartika, M. Y., Ardhyantama, V., & Tisngati, U. (2023). Pengembangan media buku cerita bergambar untuk meningkatkan pemahaman anak tentang mitigasi bencana. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(1), 76–86. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i1.p76-86
Kim, D., & Lim, C. (2020). Digital storytelling in education. Springer.
Mauludiyah, F., Nurani, Y., & Hikmah, H. (2024). Penggunaan buku cerita digital untuk mengenalkan mitigasi bencana kebakaran bagi anak usia dini. Jurnal PAUD.
Mayer, R. E. (2020). The Cambridge handbook of multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.
Nirmalawati. (2011). Pembentukan konsep diri pada siswa pendidikan dasar dalam memahami mitigasi bencana. Jurnal SMARTek, 9(1).
Nurhidayah, F. N., & Wibowo, S. E. (2024). Improving children’s digital literacy: Use of digital storybooks in elementary schools. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 9(2). https://doi.org/10.23887/jisd.v9i2.92649
Prasetya. (2016). Buku digital atau elektronik sebagai publikasi buku yang memiliki unsur multimedia. Indonesian Journal of Early Childhood.
Proulx, K., & Aboud, F. (2019). Disaster risk reduction in early childhood education: Effects on preschool quality and child outcomes. International Journal of Educational Development, 66, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2019.01.007
Qoirika, F., Handayani, A., Herlina, R., & Mardayanti, E. (2023). Pendidikan usia dini sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat. Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Rahiem, M. D. H., & Widiastuti, F. (2020). Pembelajaran mitigasi bencana alam gempa bumi untuk anak usia dini melalui buku bacaan bergambar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 36. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.519
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukma, S., Hayati, F., & Marlini, C. (2021). Peran keluarga terhadap pendidikan anak usia dini (studi kasus di PAUD Gaseh Bunda di Kabupaten Aceh Besar). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan, 2(2).
Sulistyowati, W., Kurniati, E., & Justicia, R. (2025). Pandangan guru PAUD terhadap media buku digital interaktif dalam mengintegrasikan pendidikan mitigasi bencana gempa bumi [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].
UNESCO. (2025). Digital books support children's learning.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Yuniarti, N., Siskandar, S., Shunhaji, A., & Suwandana, E. (2019). Memahami konsep pembentukan dan pendidikan karakter anak usia dini menurut agama Islam, pakar pendidikan, dan negara.
Yusmaniar, N., & Munawwarah, M. (2024). Pengembangan media disaster mitigation berbasis digital untuk pembelajaran mitigasi bencana. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 909–917. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.784
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






