Peran Kegiatan Jurnal Pagi dalam Membangun Regulasi Sosial Emosional pada Anak Kelompok B di TK Permata Hati Banda Aceh

Penulis

  • Khairuna Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Fitriah Hayati Universitas Bina Bangsa Getsempena
  • Ahmad Nasriadi Universitas Bina Bangsa Getsempena

DOI:

https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12414

Kata Kunci:

Jurnal Pagi, Regulasi, Sosial-Emosional, Anak Usia Dini

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan jurnal pagi dalam membangun regulasi sosial-emosional pada anak Kelompok B di TK Permata Hati Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 26 anak Kelompok B, sedangkan informan penelitian meliputi kepala sekolah dan tiga guru kelas Kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan jurnal pagi berperan dalam mendukung regulasi sosial-emosional anak melalui pembiasaan kegiatan pagi, interaksi dengan guru dan teman sebaya, serta pendampingan selama kegiatan berlangsung. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah memperlihatkan perkembangan yang baik dalam mengendalikan emosi saat berinteraksi dengan teman, menaati aturan kegiatan, menunjukkan kesiapan mengikuti kegiatan pagi, dan menunggu giliran. Namun, beberapa anak masih memerlukan pendampingan untuk mengembangkan kemampuan tersebut secara optimal. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa peran guru dalam mengenali kondisi emosional anak, memberikan motivasi, dan menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman menjadi bagian penting dalam mendukung regulasi sosial-emosional. Selain itu, pembiasaan yang konsisten serta kerja sama antara guru dan orang tua turut mendukung perkembangan kemampuan sosial-emosional anak. Dengan demikian, kegiatan jurnal pagi tidak hanya menjadi rutinitas awal sebelum pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mendukung perkembangan regulasi sosial-emosional anak usia dini. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Creswell, J. W. (2014). Desain Penelitian: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (Edisi ke-4). Sage Publications.

Denham, S. A., Bassett, H. H., Zinsser, K., & Wyatt, T. (2013). Bagaimana pembelajaran sosial-emosional anak-anak prasekolah memprediksi keberhasilan sekolah awal mereka: Mengembangkan penilaian berbasis kompetensi yang mempromosikan teori. Infant and Child Development, 21(6), 667–692. https://doi.org/10.1002/icd.1780

Gross, J. J. (2014). Regulasi emosi: Landasan konseptual dan empiris. Dalam J. J. Gross (Ed.), Buku Pegangan Regulasi Emosi (Edisi ke-2, hlm. 3–20). Guilford Press. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-8599-6_1

Hayati, F. (2016). Profil keluarga bercerai dan pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Buah Hati, 3(2), 1–10. https://doi.org/10.46244/buahhati.v3i2.546

Hayati, F., & Mamat, N. (2014). Pengasuhan dan peran orang tua (parenting) serta pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional anak di PAUD Banda Aceh, Indonesia. Jurnal Buah Hati, 1(2), 16–30. https://doi.org/10.46244/buahhati.v1i2.523

Kaan, S. L. (2004). Tantangan dan Peluang pada Waktu Transisi. Departemen Pendidikan Nasional.

Kurniasih, K., Supena, A., & Nurani, Y. (2021). Peningkatan kepercayaan diri anak usia dini melalui kegiatan jurnal pagi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2250–2258. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1109

Kurniasih, R., Santoso, D., & Lestari, A. (2021). Pengaruh aktivitas pagi terhadap kesehatan dan produktivitas mahasiswa. Jurnal Kesehatan dan Psikologi, 9(2), 123–134.

Madyawati, L. (2019). Pendidikan Anak Usia Dini. Kencana.

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2014). Perkembangan Manusia (Edisi ke-13; M. Anggreini & M. Tjandrawinata, Penerj.).

Rahayu, A. C. (2020). Studi Kasus Program Jurnal Pagi sebagai Stimulasi Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini [Penelitian studi kasus eksplanatori].

Sarnah, S., Lestari, D., & Nugroho, R. (2020). Strategi Menumbuhkan Kemampuan Literasi Awal pada Anak Usia Dini. Pustaka Eduka.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sukardi. (2018). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Bumi Aksara.

Sukmadinata, N. S. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Thompson, R. A. (2001). Perkembangan regulasi emosi dalam otak dan perilaku. Dalam J. Garber & K. A. Dodge (Eds.), Regulasi Emosi pada Anak: Isu Konseptual dan Terapan (hlm. 3–27). Cambridge University Press.

Wijaya, Y. (2018). Self Healing: Seni Menyembuhkan Luka Batin dan Membentuk Kebiasaan Positif. Gramedia Pustaka Utama.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-21

Cara Mengutip

Khairuna, Hayati, F., & Nasriadi, A. (2026). Peran Kegiatan Jurnal Pagi dalam Membangun Regulasi Sosial Emosional pada Anak Kelompok B di TK Permata Hati Banda Aceh . Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 8(2), 64–78. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12414