Peran Guru dalam Mendukung Kesiapan Masuk Sekolah Dasar pada Anak Usia Dini Kelompok B3 di TKIT Syeikh Abdurrauf Kota Banda Aceh
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i2.12464Kata Kunci:
Kesiapan Sekolah, Peran Guru, Anak Usia Dini, Sekolah DasarAbstrak
Kesiapan anak memasuki Sekolah Dasar (SD) mencakup aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam mendukung kesiapan anak Kelompok B3 di TKIT Syeikh Abdurrauf Kota Banda Aceh memasuki SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mendukung kesiapan anak melalui pembelajaran yang berpusat pada anak, kegiatan bermain, metode sentra, serta aktivitas berbasis proyek dan STEM. Guru juga menerapkan pembiasaan positif untuk mengembangkan kemandirian, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, dan pengendalian emosi. Pemantauan perkembangan dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi, daftar cek, rubrik penilaian, hasil karya, dan portofolio. Selain itu, komunikasi dan kerja sama dengan orang tua turut mendukung perkembangan kesiapan anak. Dengan demikian, peran guru dalam mendukung kesiapan anak memasuki SD dilaksanakan melalui pembelajaran yang menyenangkan, pembiasaan positif, penilaian berkelanjutan, dan kolaborasi dengan keluarga sesuai tahap perkembangan anak.
Unduhan
Referensi
Aisha, I., & Kaloeti, D. V. S. (2021). Digital storytelling intervention on prosocial behavior improvement among early childhood. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), 185–196. https://doi.org/10.15575/psy.v7i2.5713
Almaghfiroh. (2024). Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Pembelajaran di PAUD. [Nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI belum tersedia].
Fahmi, Syabrina, Sulistyowati, & Saudah. (2020). Kesiapan sosial emosional anak usia dini dalam memasuki sekolah dasar. [Nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI belum tersedia].
Faqumala, & Pranoto. (2020). Kesiapan sekolah anak usia dini ditinjau dari aspek perkembangan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. [Volume, nomor, halaman, dan DOI belum tersedia].
Hainstock, E. G. (2002). The Essential Montessori: An Introduction to the Woman, the Writings, the Method, and the Movement. Penguin Books.
Hanifah, S., Kurniati, E., & Rudiyanto. (2024). The role of early childhood education teachers in preparing early childhood learning readiness in the transition period. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 12(3). https://doi.org/10.23887/paud.v12i3.80623
Herlina, L., & Mangunsong, F. M. (2025). Sebuah studi kualitatif tentang persepsi ibu terhadap kesiapan sekolah anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7732
Irani. (2009). Perkembangan Anak Usia Dini. Kencana.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.
Lailiyah, S., & Purwanta, E. (2020). Peran guru dalam meningkatkan kesiapan sekolah anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. [Volume, nomor, halaman, dan DOI belum tersedia].
Mawarsari, R. I., Dadeh, T. H., & Wulandari, L. H. (2024). Iklim sekolah dan pola asuh dalam takaran kesiapan sekolah murid PAUD nasional plus. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(3), 581–593. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i3.5768
Mulyasa, E. (2017). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. PT Remaja Rosdakarya.
National Association for the Education of Young Children. (2009). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs Serving Children from Birth Through Age 8.
Oka, G. P. A. (2025). Transitioning from early childhood education to elementary school: Holistic readiness without formal reading, writing, and arithmetic instruction. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 14(1). https://doi.org/10.23887/paud.v14i1.102143
Saputra. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini. Remaja Rosdakarya.
Septiani, R., & Nurhayati, S. (2021). Implementasi pembelajaran berbasis bermain untuk kesiapan sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. [Volume, nomor, halaman, dan DOI belum tersedia].
Suryana, D. (2016). Pendidikan Anak Usia Dini: Stimulasi dan Aspek Perkembangan Anak. Kencana.
Suryana, D. (2021). Pendidikan Anak Usia Dini: Teori dan Praktik Pembelajaran. Kencana.
Tampubolon, G. N., Klau, M. K., Syukur, A., & Koten, A. N. (2025). Peran guru dalam mempersiapkan anak usia dini memasuki sekolah dasar. Jurnal Pelita PAUD, 9(2). https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v9i2.4748
Wahyuni, D., Sartika, I. D., & Atika, N. (2023). Kesiapan implementasi pengembangan anak usia dini holistik integratif (PAUDHI). Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 7(1), 73–89. https://doi.org/10.19109/ra.v7i1.20578
Widiastuti, R. Y., & Yuliati, N. (2023). Analisis kesiapan mental anak usia dini menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5564–5574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5177
Yusuf, S. (2018). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Remaja Rosdakarya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






