Meningkatkan Kemampuan Bahasa Melalui Audio Visual Dengan Metode Bercerita Pada Siswa Kelompok B TK Adinda Tarakan
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v6i2.7562Kata Kunci:
Metode Bercerita, Bahan Ajar Audio Visual, Kemampuan BerbicaraAbstrak
Penyusunan artikel ini ditujukan guna terjadinya peningkatan kemampuan bicara anak kelompok B TK Adinda dengan teknik bercerita yang memakai Audio Visual. Pendekatan yang dipakai pada riset ini adalah kualitatif. Jenis penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas atau PTK. Lima belas anak digunakan pada riset ini. Dalam penelitian ini, data terkumpul dengan pengamatan. Metode analisis data yang dipakai yakni analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak tumbuh dan berkembang dengan bantuan metode narasi melalui pemakaian bahan mengajar Audio Visual pada pra siklus, siklus I serta siklus II.
Referensi
Arsyad. (2011). Bahan Ajar Pembelajaran. Angkasa: Bandung
Jahja. (2011). Psikologi Kemampuan. Pranada Bahan Aar Group: Jakarta
Nilawati. (2019). Kemampuan Kartu Gambar Terhadap Kemampuan Bahasa Anak. Skripsi. Universitas Negeri Raden Intan Lampung: Lampung
Suhartono. (2005). Kemampuan Berbicara. Angkasa: Bandung
Yusuf. (2007). Kemampuan Bahasa Anak. Erlangga: Jakarta Timur
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






