Kontribusi Dinas Kesehatan Dalam Perbaikan Gizi Anak
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v7i1.7728Kata Kunci:
Kontribusi, Gizi Buruk, Gizi KurangAbstrak
Kecukupan asupan gizi akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan seseorang. Seseorang dengan asupan gizi kurang cenderung lebih rentan terhadap berbagai macam penyakit, beberapa diantaranya yaitu gizi kurang dan gizi buruk. Gizi kurang dan gizi buruk dapat terjadi pada siapapun baik itu orang dewasa ataupun anak-anak. Akan tetapi, yang paling rentan mengalami penyakit-penyakit tersebut yaitu anak usia dini. Terdapat banyak faktor yang mengakibatkan terjadinya gizi buruk, namun yang paling dominan yaitu faktor pola makan yang buruk pada anak. Peneliti melaksanakan sebuah penelitian terkait gizi dengan tujuan untuk mengetahui kotribusi pemerintah daerah terhadap upaya perbaikan gizi pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data utama. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, tepatnya beralamatkan di Komplek Perkantoran, Jl. Insinyur H. Djuanda, Cipedes, Kota Tasikmalaya. Adapun narasumber wawancara yaitu salah satu pegawai negeri sipil dinas kesehatan yang berposisikan di bidang khusus gizi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa upaya untuk perbaikan gizi anak seperti PMT (Pemberian Makanan Tambahan) pada anak usia dini dan pelaksanaan pendidikan serta konseling bagi orang tua balita mengenai pemberian ASI eksklusif pada bayi yang berusia 6 bulan. Selain program pemberian ASI eksklusif, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya juga mempunyai program sosialisasi (PMDA) berupa pemberian makanan bergizi kepada anak usia dini yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan di puskesmas yang ada di Tasikmalaya.
Unduhan
Referensi
Alamsyah, D., Mexitalia, M., & Margawati, A. (2015). Beberapa Faktor Risiko Gizi Kurang Dan Gizi Buruk Pada Balita 12-59 Bulan. Jurnal Vokasi Kesehatan, 1(5), 131-135.
Amirullah, A., Putra, A. T. A., & Al Kahar, A. A. D. (2020). Deskripsi Status Gizi Anak Usia 3 Sampai 5 Tahun Pada Masa Covid-19. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 16-27.
Arisman, M. (2008). Buku Ajar Ilmu Gizi Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta. Penerbit Buku Ke-Dokteran (EGC).
Gumelar, I. S. (2018). Peran Dinas Kesehatan Dalam Menanggulangi Gizi Buruk Anak Di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 2(1), 60-77.
Gumelar, I. S. (2018). Peran Dinas Kesehatan Dalam Menanggulangi Gizi Buruk Anak Di Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Ceraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 2(1), 60-77.
Kementerian Kesehatan RI, (2011). Buku Panduan Kader Posyandu Menuju Keluarga Sadar Gizi. Jakarta: Direktorat Bina Gizi.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pusdatin: Situasi Balita Pendek (Stunting) Di Indonesia.
Krisnansari D, (2010). Nutrisi Dan Gizi Buruk. Journal Mandala of Health, 4(1), 60-68.
Lintelo, D. J. H., Haddad, L. J., Lakshman, R., Gatellier, K. (2015). The Hunger And Nutrition Commitment Index (HANCI 2014). England: Institute of Development Studies.
Nair, M., Ariana, P., Ohuma EO, Gray, R., De Stavola B. (2013). Effect Of The Mahatma Gandhi National Rural Employment Guarantee Act (MGNREGA) On Malnutrition Of Infants In Rajasthan, India: A Mixed Methods Study. PLoS ONE, 8(9): e75089. doi:10.1371/journal.pone.0075089.
Namugumya, B. S., Jeroen J. L., Candel, Catrien, J.A.M. Termeer. (2020). A Mechanisms-Based Explanation Of Nutrition Policy (Dis)Integration Processes In Uganda. Food Policy, 92, 1-10 https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2020.101878.
Notoatmodjo, S. (2003). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta.
Prasetyawati. (2012). Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA) Dalam Millenium Development Goals (MDGs). Yogyakarta : Aulia Medika.
Putra, P. (2022). Peran Pemerintah Dalam Penanggulangan Perbaikan Gizi Berdasarkan Undang-Undang Sebuah Studi Pustaka. PROCEEDING IAIN Batusangkar 1(1), 1046-1052.
Ridua, I. R., & Djurubassa, G. M. P. 2020. Kebijakanna Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur Dalam Menanggulangi Masalah Stunting. JSPG: Journal of Social Politics and Governance, 2: 135-151.
Rozi, V. F. & Novega. (2018). Analisis Permasalahan Gizi Buruk Berdasarkan Indikator Nutrition Commitment Index (NCI) Di Kabupaten Bengkulu Utara. An-Nadaa, 58-63.
Sari, M. E. P. (2019). Peran Pemerintah Kota Dalam Menanggulangi Gizi Buruk Di Yogyakarta. Universitas Riau Kepulauan Batam: 1-13.
Strauss, A., & Corbin, J. (2003). Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 158-165.
Waladow, G., Warouw, S. M., & Rottie, J. V. (2013). Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Anak Usia 3-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Tompaso Kecamatan Tompaso. Jurnal Keperawatan, 1(1).
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






