Penguatan Kompentensi Guru PAUD Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v7i1.7885Kata Kunci:
Guru, Implementasi Kurikulum, Kompentensi GuruAbstrak
Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui penguatan kompetensi guru PAUD dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang dilaksanakan di SPS Taam Mathla’ul Ihsan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan pengumpulan data melalui wawancara. Latar belakang penelitian ini adalah karena kompetensi guru di SPS tersebut belum sepenuhnya memenuhi standar pendidikan nasional. Hal ini disebabkan oleh proses adaptasi terhadap perubahan kurikulum yang masih berlangsung serta jumlah guru yang masih terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan profesional guru dapat dicapai melalui program pengembangan guru. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain melalui pelatihan Training of Trainers (ToT), pelatihan dan workshop, serta seminar. Kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka masih dalam tahap penyesuaian, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan intrakurikuler berbasis Project Based Learning (PBL). Adapun kompetensi yang harus dimiliki oleh guru meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Dalam Kurikulum Merdeka, anak-anak didorong untuk belajar secara mandiri dan aktif mengeksplorasi. Salah satu program baru dalam kurikulum ini adalah Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).Unduhan
Referensi
Damanik, R. (2019). Hubungan Kompentensi Guru Dengan Kinerja Guru. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 8(2).
Hendri, N. (2020). Merdeka Belajar: Antara Retorika dan Aplikasi. Jurnal E-Tech, 8(1), 1–29.
Holiah, I. (2020). Penguatan Kompetensi Guru Melalui Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan. Eduvis: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 84-96.
Huda, N. (2017). Manajemen Pengembangan Kurikulum. AL-TAZIM Jurnal Manjemen Pendidikan Islam, 1(2).
Juhji, J. (2016). Peran Urgen Guru Dalam Pendidikan. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 10(1), 51–62.
Laksana, S. D. (2016). Integrasi Empat Pilar Pendidikan (Unesco) dan Tiga Pilar Pendidikan Islam. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 6(1).
Lao, H. A. E., & Hendrik, Y. Y. C. (2020). Implementasi Kebijakan Kemerdekaan Belajar Dalam Proses Pembelajaran Di Kampus IAKN Kupang-NTT. Jurnal Dedikasi Pendidikan, 4(2), 201–209.
Ndeot, F. (2019). Pentingnya Pengembangan Kurikulum Di PAUD. Jurnal Lonto Leok Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1).
Prasetyo, A., & Hamami, T. (2020). Prinsip-Prinsip Dalam Pengembangan Kurikulum. PALAPA, 8(1), 42-55
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319.
Rohman, H. (2020). Pengaruh Kompentensi Guru Terhadap Kinerja Guru. Jurnal MADINASIKA Manajemen dan Keguruan, 1(2), 92-102.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






