Penggunaan Media Bubur Kertas Untuk Memfasilitasi Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Di RA Al-Ikhlas Kabupaten Ciamis
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.8525Kata Kunci:
Anak Usia Dini, Motorik Halus, Media Bubur KertasAbstrak
Kesulitan dalam kemampuan motorik halus merupakan salah satu bentuk ketidakmampuan atau keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Kemampuan motorik halus merupakan hal yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia karena berkaitan dengan kegiatan sehari-hari, kebutuhan, serta kemampuan dalam proses pembelajaran. Hambatan dalam kemampuan motorik halus dapat membuat anak merasa frustrasi, minder, dan kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Perkembangan anak usia dini dapat distimulasi dengan berbagai cara, salah satunya melalui aktivitas bermain bubur kertas. Aktivitas bermain bubur kertas dapat dikembangkan sejak dini karena pada masa ini anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta antusiasme yang kuat terhadap berbagai hal di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain eksperimen subjek tunggal (single subject research) berpola A-B-A. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap baseline (A) diperoleh skor dengan kriteria MB (Mulai Berkembang). Pada tahap intervensi (B) diperoleh skor dengan kriteria BSB (Berkembang Sangat Baik) dalam kegiatan membuat media bubur kertas. Tahap terakhir, yaitu baseline-2 (A2), memperoleh kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Dengan demikian, penggunaan media bubur kertas efektif dan berpengaruh dalam mengatasi kesulitan atau hambatan kemampuan motorik halus.
Referensi
Damayanti, G. (2019). Keefektifan Media Bubur Kertas Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Autis di Sekolah Khusus Autis Bina Anggita DIY. Jurnal Widia Ortodidaktika, 8(5), 507–517.
Fauziah, R. (2023). Penggunaan games tematik berbasis teknologi digital untuk mengatasi kesulitan belajar membaca permulaan [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].
Fijar, N. (2015). Peningkatan Kemampuan Membuat Kalung Berbahan Kancing Baju Melalui Media Video Bagi Anak Tunagrahita Ringan (single subject research di SDLB Negeri Kota Pariaman). E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS), 4 Nomor 3(September), 256–262.
Fulanatin, & Simatupang, N. D. (2016). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan meremas kertas pada anak usia 3–4 tahun. PAUD Teratai, 5(1), 1–5.
Rahmatia, R., Pajarianto, H., Kadir, A., Ulpi, W., & Yusuf, M. (2021). Pengembangan model bermain konstruktif dengan media balok untuk meningkatkan visual-spasial anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 47–57. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1185
Rahmawati, P. (2019). PENGEMBANGAN PICTURE STORYBOOK MASA PENJAJAHAN PORTUGIS DI INDONESIA GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SEJARAH DAN SEMANGAT KEBANGSAAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR. Universitas Negeri Yogyakarta.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Educhild: Pendidikan dan Sosial, 10(1), 6.
Waluyo, B., & Wawan, A. (2023). Permainan Media Bubur Kertas Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Di Ra Al-Alim Mekarsari Kecamatan Waysulan Kabupaten Lampung Selatan. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah.
Widodo, S. A., Kustantini, K., Kuncoro, K. S., & Alghadari, F. (2021). Single Subject Research: Alternatif Penelitian Pendidikan Matematika di Masa New Normal. Journal of Instructional Mathematics, 2(2), 78–89. https://doi.org/10.37640/jim.v2i2.1040
Yan Yan, N., Endah, J., Sri, N., & Siti, A. (2019). Upaya Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menggunting. Sport, Physical Education, Organization, Recreation, Training, 3(2), 85–92.
Yanti, N. (2022). Aktivitas meremas untuk meningkatkan motorik halus anak kelompok A di PAUD Al-Amin [Skripsi, Universitas Islam Malang].
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






