An Analysis of Politeness Strategies in A Youtube Interview with Anies Baswedan
DOI:
https://doi.org/10.33387/j.cakra.v15i1.12054Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis strategi kesantunan yang digunakan oleh Anies Baswedan dalam wawancara YouTube pada podcast What Is Up Indonesia? episode “The Fault in Our Education, Political Islam, and Gen Alpha Slang.” Penelitian ini juga mengkaji bagaimana strategi kesantunan tersebut mencerminkan gaya komunikasinya sebagai seorang tokoh publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data dikumpulkan dari transkrip video wawancara yang diunggah di YouTube. Peneliti menganalisis tuturan menggunakan teori strategi kesantunan Brown dan Levinson (1987), dengan fokus pada strategi kesantunan positif dan kesantunan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anies Baswedan sering menggunakan strategi kesantunan positif, seperti melebih-lebihkan perhatian atau penghargaan (exaggerate), meningkatkan ketertarikan pendengar (intensify interest to hearer), mencari kesepakatan (seeking agreement), menghindari ketidaksepakatan (avoiding disagreement), bercanda (joking), melibatkan penutur dan pendengar dalam suatu aktivitas (including both speaker and hearer in the activity), serta memberikan alasan (giving reasons). Selain itu, beberapa strategi kesantunan negatif juga ditemukan, termasuk penggunaan pertanyaan dan ungkapan pesimistis (pessimistic expressions). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Anies Baswedan cenderung menciptakan suasana komunikasi yang ramah, penuh penghormatan, dan inklusif. Strategi kesantunan yang digunakannya mencerminkan kemampuannya dalam membangun hubungan yang baik dengan audiens serta menunjukkan efektivitas strategi kesantunan dalam komunikasi politik digital.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Apriani Joni, Magvirah Octasary, Hujaefah Hi Muhamad

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.