TRADISI LOMPOADOHOI PADA ORANG SULA DI DESA MANGON KECAMATAN SANANA KABUPATEN KEPULAUAN SULA

Penulis

  • MARDIA UMASANGADJI Prodi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun
  • SAFRUDIN ABD. RAHMAN Prodi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun
  • RUDI S TAWARI Prodi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/etnohistori.v8i1.4078

Abstrak

Lompoadohoi ini memiliki fungsi disetiap desa yang ada di Kepulauan Sula dan lebih khususnya di desa Mangon. Masyarakat Mangon mempertahankan tradisi tersebut sebagai modal sosial untuk mempermudahkan kebutuhan segala kekurangan dalam kehidupan baik secara materi maupun moral. Metode ini digunakan untuk menganalisis perkembangan kehidupan masyarakat Mangon serta keunikan kerja sama dalam bergotong royong untuk pelaksanaan acara-acara tertentu seperti halnya lompodohoi pernikahan, lompoadohoi pendidikan dan lompoadohoi amalan ibadah haji. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa permasalahan-permasalahan tradisi lompoadohoi pada masyarakat Sula dan untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman di desa Mangon dalam mencapai perubahan nilai sosial dan nilai ekonomi yang ada di desa Mangon salah satunya kebutuhan perkawinan dan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan cara pengambilan sampel yaitu berupa instrumen wawancara yang dibuktikan dengan dokumentasi.

 

Kata kunci: Lompoadohoi, Orang Mangon, Kabupaten Kepulauan Sula

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2021-04-10

Terbitan

Bagian

Artikel