PERKEBUNAN SAWIT: EKSKLUASI MASYARAKAT LOKAL DARI TANAHNYA

Penulis

  • KRISTILA KRISTILA Prodi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman
  • SUKAPTI SUKAPTI Prodi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman
  • ADI RAHMAD Prodi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman
  • A. ISMAIL LUKMAN Prodi Pembangunan Sosial Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.33387/etnohistori.v9i2.5780

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses masyarakat kampung Besiq tereksklusi dari tanahnya. Eksklusi dalam hal ini adalah suatu kondisi dimana orang berada dalam situasi tuna akses pada tanah, atau situasi yang mana tanah dikuasai dalam bentuk kepemilikan secara pribadi. Eksklusi juga bermakna “proses†yang mana aksi-aksi kekerasan secara intens dan berskala luas mengakibatkan orang miskin. Eksklusi bukanlah proses yang acak, ia telah distrukturasi oleh relasi kekuasaan. Dimana hal ini terjadi dalam masyarakat lokal yang berada di Kampung Besiq masyarakat tereksklusi dari tanahnya karena orang-orang berkuasa. Ada tiga kekuatan yang menyebabkan masyarakat tereksklusi dari tanahnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 orang masyarakat kampung Besiq. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik wawancara, studi pustaka, observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada tiga kekuatan yang menyebabkan masyarakat kampung Besiq tereksklusi dari tanahnya yaitu ada kebijakan, kekuatan dan pasar.

Kata kunci: Perkebunan Sawit, Eksklusi, Masyarakat Lokal, Tanah

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2022-10-10

Terbitan

Bagian

Artikel