PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII-4 SMP NEGERI 5 KOTA TERNATE PADA MATERI DINAMIKA KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL

Penulis

  • Imron Ibrahim Universitas Khairun
  • Tamrin Robo Universitas Khairun
  • Vrita Tri Aryuni Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/geocivic.v1i2.1103

Abstrak

Membiasakan hidup belajar yang nyaman dan menyenangkan dalam proses timbal balik antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dibutuhkan strategi dan model pembelajaran yang efektif yakni model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization ini akan terjadi interaksi yang aktif antara siswa dan siswa, serta siswa dengan guru sebagai pembimbing. Model pembelajaran Team Assisted Individualization ini juga merupakan tehnik untuk mengatasi kesulitan belajar siswa secara individu dalam suatu kelompok. Tujuan Penelitian adalah agar dapat mengetahui hasil belajar siswa memelaui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization pada materi dinamika kependudukan dan pembangunan nasional di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengikuti taha-tahap penelitian sebagai berikut: (1) perencanan tindakan (planning), (2) penerapan tindakan (action), (3) observasi (observation) (4) refleksi (reflecting). Hasil penelitian ini menunjukan model pembelajaran Team Assisted Individualizatio, berhasil meningkatkan hasil belajar siswa serta penguasan materi mengenai Dinamika Kependudukan dan Pembangunan Nasional. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya aktivitas siswa, siswa memiliki keberanian bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi dan bekerjasama dengan sesama anggota kelompok. hasil observasi aktivitas guru pada siklus I skor yang diperoleh 64,4% pada siklus II mengalami peningkatan hasil observasi aktivitas guru pada siklus II skor yang diperoleh 87%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan pada penguasaan materi dinamika kependudukan dan pembangunan nasional yang dapat dilihat dari perolehan nilai siswa, yakni terdapat 18 siswa (81,8%) yang belum mencapai KKM dan hanya terdapat 4 siswa (18,2%) yang mencapai KKM pada siklus I. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu terdapat 13 siswa (59%) sehingga jumlah ketuntasan siswa secara klasikal menjadi 17 siswa (77,3%) dan hanya 5 siswa (22,7%) yang belum mencapai KKM. Pembelajaran dengan Team Assisted Indivudalization dapat menciptakan suasana pembelajaran kreatif, aktif dan menyenangkan.

Biografi Penulis

Imron Ibrahim, Universitas Khairun

Pendidikan Geografi

Tamrin Robo, Universitas Khairun

Pendidikan Geografi

Vrita Tri Aryuni, Universitas Khairun

Pendidikan Geografi

Referensi

Arikunto S, (2008). Penelitian Tindak Kelas. Jakarta: Bumi Aksara

Aunurrahman, (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Abdullah, T. (2013). Pengantar Ilmu Sosial. Ternate : penerbit Anni Publishing.

Djamarah, S.B. & Zain, A. (2013). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Jihad, A. & Haris, A. (2010). Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Press

Kunandar. (2013). Langkah Mudah Penelitian Tindak Kelas. Jakarta: Rajawali Pres.

Lie. (2008). Cooperaive Learning. Jakarta: Grasindo.

Mukminan, dkk. (2014). Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Munawir, dkk. (2006). Cakrawala Geografi. Bogor: Ghalia Indonesia PrintingPermatasari, H. (2012). Penerapan Model Pembelajaran kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI 1 Smk Abdi Negara Muntilan. [Skripsi]. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Paizaluddin, (2016). Penelitian Tindak kelas. (Classroom Action Research) Panduan Teoritis dan Praktis. Bandung: Alfabeta.

Rusman, (2013). Model-model Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press.

Suprijono, A.(2009). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Slavin, Rober E, (2009). Cooperative Laerning Teori, Riset dan Praktis. Bandung: Nusa Media.

Sugiyono, (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Alfabeta.

Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Penerbit Erlangga

Unduhan

Diterbitkan

2019-05-22

Terbitan

Bagian

Artikel