FUNGSI TOKOH ADAT DAN TOKOH AGAMA DALAM MEMPERKUAT PERSATUAN DAN IDENTITAS KEBANGSAAN DI MALUKU UTARA
Sari
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi tokoh adat dan tokoh agama dalam memperkuat persatuan serta identitas kebangsaan di Maluku Utara sebagai wilayah yang memiliki keragaman etnis, budaya, dan agama. Dalam masyarakat multikultural, keberadaan tokoh adat dan tokoh agama menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat integrasi nasional di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, yang memanfaatkan studi kepustakaan serta analisis fenomena sosial budaya yang berkembang di masyarakat. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, dokumen, serta kajian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh adat memiliki fungsi sebagai penjaga nilai-nilai tradisional, pengatur norma sosial, serta mediator dalam penyelesaian konflik berbasis kearifan lokal. Sementara itu, tokoh agama berperan dalam membina moral masyarakat, menanamkan nilai toleransi, serta memperkuat kesadaran spiritual yang berkontribusi terhadap terciptanya kehidupan yang harmonis. Sinergi antara tokoh adat dan tokoh agama terbukti mampu membangun kohesi sosial serta memperkuat identitas kebangsaan melalui pendekatan kultural dan religius.
Namun demikian, tantangan yang dihadapi meliputi arus globalisasi, perubahan pola pikir generasi muda, serta menurunnya pengaruh tokoh tradisional dalam kehidupan masyarakat modern. Selain itu, kurangnya dukungan kebijakan dan minimnya regenerasi kepemimpinan lokal turut memengaruhi efektivitas peran keduanya. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis berupa penguatan peran tokoh adat dan tokoh agama melalui pendidikan karakter, pelestarian budaya lokal, serta kebijakan yang mendukung integrasi nilai-nilai kebangsaan agar persatuan dan identitas nasional tetap terjaga secara berkelanjutan.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Abdullah, I. (2022). Kearifan lokal dalam penyelesaian konflik sosial di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azra, A. (2020). Moderasi Islam di Indonesia: Dari ajaran ke praktik. Jakarta: Kencana.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Geertz, C. (2019). The interpretation of cultures. New York, NY: Basic Books.
Hidayat, K. (2023). Agama dan pembangunan karakter bangsa. Jakarta: Kompas Media Nusantara.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Penguatan pendidikan karakter berbasis budaya. Jakarta: Kemendikbud.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Latif, Y. (2021). Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lau, C. A. A., Keraf, V. T. H., Nomeni, N., Meo, M., Tes, H. S., & Mas’ud, F. (2025). Peran Etika dalam Pembentukan Karakter Moral Generasi Muda. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 2(3), 300-311.
Mas' ud, F., Izhatullaili, I., Apaut, Y. C., Wibowo, I., & Nassa, D. Y. (2025). Narasi Lingkungan di Media Digital dan Pembentukan Kesadaran Kewarganegaraan Ekologis. Media Sains, 25(2), 16-21.
Mas' ud, F., & Wibowo, I. (2025). Ekologi Kewarganegaraan: Membangun Relasi Harmonis antara Warga, Negara, dan Lingkungan. Media Sains, 25(1), 27-31.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Nasution, S. (2022). Perubahan sosial dan budaya dalam masyarakat modern. Jakarta: Bumi Aksara.
Putnam, R. D. (2020). Bowling alone: The collapse and revival of American community. New York, NY: Simon & Schuster.
Rahman, F. (2021). Konflik sosial dan integrasi masyarakat di Maluku. Jurnal Sosiologi Indonesia, 27(2), 145–160.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryana. (2020). Peran tokoh agama dalam membangun harmoni sosial. Jurnal Studi Keagamaan, 5(1), 23–35.
Wahyuni, S. (2021). Integrasi sosial dalam masyarakat multikultural. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(1), 67–80.
Wibowo, I., Noe, W., Mas' ud, F., & Kale, D. Y. A. (2025). Pendidikan Moral Berbasis Pancasila Sebagai Antitesis Perilaku Echo Chamber di Kalangan Mahasiswa PPKn Universitas Khairun. Haumeni Journal of Education, 5(2), 78-86.
Umar, S. H., Abbas, I., Wibowo, I., & Mas’ud, F. (2025). The construction of children's cultural identity in the digital era: an analysis of the family's role in Ternate City. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 8(2), 105-116.
DOI: https://doi.org/10.33387/geocivic.v9i1.11789
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
- P-ISSN:Â 2301-4334
- E-ISSN:Â 2722-3698
- Published by: Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun, Maluku Utara, Indonesia
- Contact Person: Irham Wibowo, S.H., M.H. Mobile [WA]: +62 899-4141-485
Office Editor: Jalan Bandara Babullah Kampus I FKIP Universitas Khairun, Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate 97728
============================================================================================================

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
============================================================================================================






