PERANAN GURU PPKN DALAM MENGEMBANGKAN MODEL PEMBELAJARAN (BAHAN AJAR) ABAD 21 DI SMP NEGRI 2 KOTA TERNATE

Penulis

  • Rustam Hasyim Universitas Khairun
  • Sitirahia Hi Umar Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/geocivic.v2i1.1469

Kata Kunci:

Guru PPKn, Pengembangan, bahan ajar, SMP Negeri 2 Kota Ternate

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang berkualitas baik pada jenjang SMP, sehingga  dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar adalah perangkat pembelajaran. Tersedianya perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor yang menunjang proses pembelajaran berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan mutu pendidikan. Perangkat pembelajaran adalah sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan digunakan dalam proses pembelajaran atau digunakan pada tahap tindakan dalam kegiatan belajar mengajar. Perangkat pembelajaran memberikan kemudahan dan dapat membantu guru dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa guru PPKn di SMP Negeri 2 Kota Ternate dalam melaksanakan perencanaan proses mengunakan perangkat pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dan bahan ajar di SMP Negeri 2 Kota Ternate adalah sebagai berikut: (1). Perangkat pembelajaran dan bahan ajar di SMP Negeri 2  Kota Ternate dalam menggunakan   kurikulum K13. (2) Dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan bahan ajar di SMP Negeri 2  Kota Ternate diawali dengan analisis materi pelajaran yang sesuai dengan standar dan kompotensi yang diharapkan pada perumuskan pengembangan perangkat pembelajaran yaitu (RPP) dan silabus.

Biografi Penulis

Rustam Hasyim, Universitas Khairun

Sitirahia Hi Umar, Universitas Khairun

Dosen PKn FKIP Unkhair

Referensi

Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. In Rineka Cipta. https://doi.org/10.1016/j.minpro.2005.02.005

Arikunto, S. (2013). Metodologi Penelitian, Suatu Pengantar Pendidikan. In Rineka Cipta, Jakarta. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, S. (2005). Psikologi Belajar. In PT. Rineka Cipta.

Hayun, S., & Hasyim, R. (2018). MANAJEMEN KOMPETENSI GURU NEGERI OLEH DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN HALMAHERA TIMUR. GeoCivic, 1(1), 14–25.

Nurkancana, W., & Sumartana, P. P. N. (1986). Evaluasi Pendidikan. In Surabaya: Usaha Nasional.

Rajaloa, N. I., & Hasim, R. (2018). Manajemen Perencanaan dan Rekrutmen Tenaga Pendidik Oleh Dinas Pendidikan Kota Ternate. EDUKASI, 16(1), 11–28.

Sardiman A.M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. In Book. https://doi.org/10.1016/j.bjps.2007.11.059

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rine.

Soewarno, B. (1987). Metode Kuantitatif dalam Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial dan Pendidikan. In Jakarta: Depdikbud.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta, p. 361. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Sunarso, S. (2006). Membangun Masyarakat Demokratis yang bermoral lewat Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 3(1).

Yusuf, M., & Hasyim, R. (2016). Peranan Guru dalam Membangun Kesadaran Cinta Tanah Air Pada Siswa Sekolah Dasar (Telaah Teoritik). Pedagogik, 4(1), 8–16.

Zuriah, N. (2007). Pendidikan Moral & Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. In PT. Bumi Aksara.

Unduhan

Diterbitkan

2019-04-01

Terbitan

Bagian

Artikel