PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA BERBASIS BUDAYA SARUMA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN

Penulis

  • Mohtar Kamisi Dosen Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun
  • Rustam Hasim Dosen Program Studi PPKn FKIP Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/geocivic.v4i1.3103

Abstrak

Pengaruh globalisasi mengakibatkan generasi muda khususnya  pada anak muda remaja saat ini  terlihat lebih bangga terhadap budaya asing dari pada budaya kita sendiri. Budaya kita memiliki peran yang sangat besar terhadap perkembangan karakter kaum remaja, di Indonesia, khususnya budaya “SARUMAâ€Â.  Dalam perkembangan budaya “SARUMA†di Sekolah Menengah Atas  Kabupaten Halmahera Selatan untuk menjaring budaya asing menajadi perhatian pemerintah daerah dan negara. Dengan demikian pemerintah pusat dan daerah harus bekerja keras untuk meningkatkan penguatan pendidikan karakter baik di pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Pendidikan karakter pada era globalisasi sangat berperan aktif untuk mengatasi krisis moral yang melanda Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Penguatan pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting seperti mencari solusi atau pemecahan masalah, membuat keputusan sesuai musyawarah mufakat, serta mampu meredam konflik yang sering terjadi baik di sekolah maupun di masyarakat. Budaya “SARUMA†masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan merupakan budaya dari leluhur nenek moyang masa lalu sehingga dijadikan pedoman hidup masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Budaya “SARUMA†masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan masih bersifat lokal, namun nilai yang terkandung di dalamnya amat universal.

Kata Kunci: budaya saruma,  penguatan pendidikan karakter, sekolah menengah atas

Unduhan

Diterbitkan

2021-05-04

Terbitan

Bagian

Artikel