Kepadatan, Keaneragaman Dominansi dan Kesamaan Jenis Biota Intertidal di Pulau Ternate dan Pulau Woda
Abstrak
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Oktober 2020 di perairan pulau Ternate dan Pulau Woda Kota Tidore Kepulauan. Tujuan dari penelitian menganalisis kepadatan, keanekaragaman, dan kesamaan jenis biota intertidal makrozoobentos di Perairan Pulau Ternate dan Pulau Woda. Pengambilan sampel menggunakan metode blok area, yaitu panjang 50 meter sejajar garis pantai dan lebar tegak lurus garis pantai menyesuaikan lebar daerah antara pasang tertinggi dan surut terendah setiap lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa Species makrozoobenthos pada Zona Intertidal Pulau Ternate terdiri 5 Class yaitu Gastropoda, Bivalvia, Echinoidea, Holothuroidea dan Malacostraca, Pulau Woda terdiri dari 5 Class yaitu Gastropoda, Malacostraca, Scacophoda, Asteroidea, dan Bivalvia. Kepadatan makrozoobenthos tertinggi Pulau Woda Plot 3 (Barat Daya Pulau), Indeks Keanekaragaman Kategori sedang, tidak ada species yang mendominasi, Keseragaman species menunjukkan bahwa species yang ditemukan lebih merata.tidak terdapatnya kesamaan komposisi species makrozoobenthos antar masing-masing lokasiKata Kunci : Zona intertidal, kepadatan dan kesamaan jenis, makrozobentos
Unduhan
Referensi
Arianto, A 2015. Keragaman Plankton di Perairan Rawa Desa Rantau Baru Bawah Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Kabupaten Riau
Asriyana, dan Yuliana , 2012 Produktivitas Perairan. Jakarta
Asrid. S, 2017. Keanekaragaman Plankton di Perairan Tambang Blanakan Subang
Basahona F.2020. Komposisi Biota Intertidal di Pantai Kastela dan Tobolo. Laporan Praktek Kerja Lapang. Program Studi Ilmu Kelautan. Fak.Perikanan dan Kelautan.Universitas Khairun
Campbell, N. A. dan J. B. Reece. 2010. Biologi, Edisi kedelapan Jilid 3 Terjemahan: Damaring Tyas Wulandari. Erlangga. Jakarta.
Ferianita F.M. 2008 Metode Sampling Bioekologi Bumi AksaraJakarta
Fachrul. M. F. 2007. Metode Sampling Bioekologi. PT Bumi Aksara. Jakarta
Hedriansyah H, S Kamal dan Nurasiah N,.2017. Keanekaragaman Ienis Teripang Holothuroidea) di Perairan Pantai Iboih Kota Sabang.
Ludwig, John A. dan James F. Reynolds. 1988. Statistical Ecology: a primer ofmethods and computig. Wiley Press, New York
Maturbongs, M. R., Sisca. E., 2016.Komposisi, Kepadatan Dan Keanekaragaman Jenis Gastropoda Di Kawasan Mangrove Pesisir Pantai Kambapi Pada Musim Peralihan I. Jurnal Ilmiah agribisnis dan Perikanan (agrikan UMMU-Ternate). Volume 9 Edisi 2
Noviyanti A., Kamalliansyah W., Puspandari D. T., 2019. Identifikasi Makrozoobenthos di Kawasan Hutan Mangrove Kajhu Kabupatean Aceh Besar. Jurnal Bionatural. Volume 6 No.2.
Nontji, A. 2006. Tiada Kehidupan di Bumi Tanpa Keberadaan Plankton. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Nybakkan, J .M. 1992Biologi Laut.Suatu Pendekatan Ekologis. Penerbit PT. Gramedia. Jakarta.
Odum, E. P. 1993. Dasar-dasar Ekologi. Diterjemahkan Oleh Samingan T. FMIPA IPB. Edisi Ketiga. Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada Press. Hal 373-397 Raffaelli D, S.J. Hawkins, 1999.Intertidal Ecology. Springer Netherlands
Silulu. P. F., Farnis. B. dan Gustaf F. M. 2013.Biodiversitas Kerang Oyster (Moluska, Bivalvia) di Daerah Intertidal, Halmahera Barat, Maluku Utara.Jurnal ilmiah Platax. Vol. 1-2. 2302-3589
Supratman,R. A. 2018Kelimpahan Dan Keanekaragaman Gastropoda Pada Zona Intertidal Di Pulau Bangka Bagian Timur
Suwignyo. S. Dkk 2005 Intertida Makrozoobenthos di Perairan Wilaya Morosari Desa Bedono Kecamatan Sayung Demak Toby E. N., 2017. Identifikasi Keanekaragaman Jenis GastropdadI Pantai Babolak, Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur. Skripsi. Fakultas Teknobiologi. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.