PEMANFAATAN “PELABUHAN TALANGAME” SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA NEGERI 5 KOTA TERNATE

Penulis

  • Firman Amir STKIP Kie Raha Ternate
  • Zulkifli Zulkifli STKIP Kie Raha Ternate

DOI:

https://doi.org/10.33387/humano.v12i2.3576

Abstrak

Untuk melestarikan nilai-nilai sejarah, maka diperlukan pembelajaran Sejarah khususnya ditingkat Sekolah Menengah Atas dan dibutuhkan peran guru dalam merekontruksi kembali pemanfaatan peniggalan sejarah sebagai sumber belajar. Sumber belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran sejarah diantaranya tempat atau lingkungan, benda, orang, buku, peristiwa dan fakta pemanfaatan peninggalan sejarah yang ada di suatu daerah. Ternate merupakan bagian dari sejarah ­Moloku Kie Raha (Maluku Utara) yang kaya nilai historis dalam jalur perdagangan rempah-rempah pada abad ke XIV, lebih jauh lagi, T­ernate tercatat pernah menjadi pusat pemerintahan Gubernur Portugis sekitar tahun 1522-1570. Oleh sebab itu, Ternate memiliki berbagai macam peninggalan sejarah seperti benteng, keraton, residen dan lain sebaginya. Pelabuhan Talangame adalah salah satu peninggalan sejarah di Ternate yang pernah menjadi sentral jalur perdagangan rempah-rempah di bumi Moloku Kie Raha. Menjadikan Pelabuhan Talangame sebagai sumber belajar sejarah di SMA Negeri 5 Kota Ternate dapat berdampak positif bagi perserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar di dalam kelas dan dilanjutkan di luar kelas, misalnya melalui kunjungan situs-situs sejarah yang ada di Kota Ternate, termasuk  pelabuhan Talangame.

Kata Kunci: Pelabuhan Talangame, sumber sejarah, nilai-nilai historis.

Biografi Penulis

Firman Amir, STKIP Kie Raha Ternate

Dosen STKIP Kie Raha Ternate

Referensi

Depdikbud RI. 1998 . Simposium Pengajaran Sejarah (kumpulan Makalah Diskusi). Jakarta : CV Eka Dharma.

Kochhar, S. K. 2008. Teaching of History. Jakarta: PT. Grasindo.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah

Prastowo, Andi. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Sanjaya, Wina. 2009. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Predana Media..

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Widja,I Gede.1989. Dasar-dasar pengembangan strategi serta metode pengajaran sejarah. Jakarta: PT Rineka cipta.

--------. 1989. Sejarah Lokal Suatu Perspektif Dalam Pengajaran Sejarah. Jakarta: Depdikbud.

Wasino.2009. ‘Pengembangan Model Pembelajaran Sejarah Berbasis Situs Sejarah Lokal di SMA Negeri Kabupaten Temanggung’. Dalam Paramitha.Vol.21,No.2. Hal.202–212.

Unduhan

Diterbitkan

2021-12-01