TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK-ANAK NELAYAN DI KABUPATEN PANGKEP SULAWESI SELATAN TERHADAP PRAKTEK PENANGKAPAN IKAN DENGAN CARA DESTRUCTIVE FISHING
DOI:
https://doi.org/10.33387/humano.v13i1.5452Abstrak
Kegiatan destructive fishing masih berlangsung di wilayah perairan Sulawesi Selatan khususnya di Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkep sampai saat ini. Keberhasilan mengurangi praktek destructive fishing  oleh para pelaku (nelayan)   sangat tergantung dengan bagaimana pengetahuan dan sikap  nelayan terhadap praktek destructive fishing serta dampaknya bagi sumber daya laut. Selain nelayan, anak-anak nelayan sebagai generasi penerus dalam menjaga kelestarian ekosistem laut juga perlu diberikan pembelajaran terkait destructive fishing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan sikap anak-anak nelayan  di Kecamatan Liukang Tuppabbiring Utara terhadap praktek destructive fishin di perairan Sulawesi Selatan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey lapangan dengan menggunakan kuisioner terhadap 20 orang responden, yaitu  anak-anak nelayan nelayan yang bermukim di Pulau Salebbo Desa Mattiro Wallie. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode disproportionate stratified random sampling. Tingkat pengetahuan dan sikap anak-anak nelayan diukur sebelum dan sesudah diberikan pembelajaran berupa 3 buah Model LESS. Data dianalisis dengan mengukur nilai indeks, kemudian dilakukan pengkategorian dengan menggunakan indeks komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap anak-anak nelayan meningkat secara signifikan dari sebelum diberikan pembelajaran dengan setelah diberikan pembelajaran Model LESS.Referensi
Fatima, ST. (2015). Analisa Tingkat Kesadaran Hukum Nelayan Terhadap Penggunaan Bom Ikan di Kabupaten Pangkep, Thesis, UNM Makassar.
Hendri Stenli., (2013). Strategi Adaptasi Nelayan Pulau-pulau Kecil Terhadap Perubahan Ekologis (Studi Kasus di Pulau Badi dan Pajenekang), Thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin.
Mukhtar.,(2008)., Destructive fishing di perairan Sulawesi Tenggara., (http://mukhtar-api.blogspot.com, diakses 7 September 2008).
Nurliah, N. (2010). Kajian Efektifitas Kebijakan Pada Kasus Destructive Fishing Menuju Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Masyarakat Pada Pulau-pulau Kecil. Jurnal Bumi Lestari . Volume 10 No. 2. Hal. 242-255, Jakarta.
Riduwan. J. (2003). Dasar-dasar Statistik. Jakarta : Edisi Revisi, Alfabeta Bandung.
Suprihariyono. (2000). Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang. Djambatan. Semarang.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan
Widayatun. (2011). Peran Masyarakat Dalam Pelestarian Terumbu Karang dan Dampaknya Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Nelayan di Pangkep. Jurnal Kependudukan Indonesia Vol. 6 No. 2 Tahun 2011.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.