STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH PERBATASAN PULAU MOROTAI DALAM MEMACU PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI MALUKU UTARA
DOI:
https://doi.org/10.33387/humano.v9i2.929Kata Kunci:
border area, economic growth, development strategyAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi untuk mengembangkan wilayah perbatasan Pulau Morotai dalam hal pembangunan ekonomi. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi arahan yang lebih spesifik terhadap pengembangan potensi ekonomi Morotai dalam perumusan strategi yang mendukung kebijakan pemerintah. Implikasi dari pengembangan daerah perbatasan juga ditinjau dari pendekatan terhadap elemen praktik terbaik dan studi teoritis dalam konteks pengembangan wilayah perbatasan, yang kemudian menjadi input untuk perumusan strategi. Pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan variabel-variabel penelitian yang disintesis dari literatur mengenai pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan. Triangulasi serentak digunakan untuk melengkapi hasil penelitian secara kualitatif dan kuantitatif pada analisis antar dan intraregional. Analisis dalam penelitian ini adalah spasial, struktur ekonomi, serta analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif). Temuan penelitian ini membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Pulau Morotai memiliki peluang dalam mengembangkan daerah perbatasan karena wilayah ini memiliki modal dasar yang penting dalam pengembangan wilayah perbatasan, yaitu unsur budaya, kerangka kerja kelembagaan, kepentingan sektor swasta, infrastruktur, kebijakan, dan pendekatan investasi . Kendala pada pengembangan perbatasan dalam perspektif ekonomi ini adalah peran kebijakan dan infrastruktur yang belum mendukung pengembangan wilayah perbatasan. Strategi pembangunan perbatasan termasuk mendorong peraturan yang kondusif dan operasional untuk menawar pembangunan ekonomi di daerah perbatasan, meningkatkan peran sektor-sektor utama dan mendorong sektor-sektor lain dalam pertumbuhan, meningkatkan perhatian pada keberlanjutan pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia.Referensi
Adisasmita, R. 2005. Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Akaha, T. and Anna, V. (eds). 2015. Crossing National Borders: Human Migration Issues in Northeast Asia. Japan: United Nations University Press.
Bendavid - Val, A. 1991. Regional and Local Economic Analysis for Practicioners. Fourth Edition. New York: Preager.
Berg, E. and Ehin, P. 2006. “What Kind of Border Regime is in the Making?: Towards a Differentiated and Uneven Border Strategyâ€Â. Cooperation and Conflict,2006 pp. 41-53.[Online]. Available: http://cac.sagepub.com. [April 29, 2008].
Branch, M. C. 1998. Comprehensive Planning for the 21 st Century: General, Theory & Principles. Preager: London.
Couldry, N .2014. In the Place of a Common Culture, What? Cultural Studies Vol. 26: 14.
Mercado, S. 2002. “The Right to Escapeâ€Â. Ephemera4 (3): pp. 267–75.
McIntosh, M. 2001. Marks and Spencer: Global Companies in the Twentieth Century. Routlege.
Niebuhr, A and Stiller, S. 2011. Integration Effect in Border Regions –A Survey of conomic Theory and Empirical Studies. HWWA Discussion Paper. Hamburg.
Peraturan Pemerintah Nomor 50, Tahun 2014. Tentang Kawasan Ekonomi Khusus Pulau Morotai Kabupaten Morotai Provinsi Maluku Utara
Ratti, R. 2013. How Can Existing Barrier and Burdens Effect of Borders: A Theoretical Approach. in Cappellin, R. and Batey, P. J. W (eds). Regional Network, Border Region and European Integration. pp. 60-69. London: Pion
Tarigan, R. 2004. Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Van Well, L. 2015. Cross-Border Typologies in the Enlargement Area. Results from the ESPON 1.1.3 Report. Enlargement of the European Union and its Polycentric Spatial Structure. Royal Institute of Technology.
Wu, C. T. 2011. Cross-Border Development in a Changing World: Redefining Regional Development Policies. In Edgington, D.W., Fernandez, A. L. and Hoshino, C. (eds). New Regional Development Paradigm.Vol. 2. London: Greenwood Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.