ANALISIS DAMPAK COVID-19 TERHADAP PEREKONMIAN KOTA TERNATE

Amran Husen, Abd Wahab Hasyim

Sari


Tantangan berat dihadapi pemerintah disektor moneter adalah menlemahnya nilai tukar rupaih, dan ini akan memiliki dampak terhadap meningkatnya harga pangan terutama barang-ranga impor. Mempercepat dan Memperluas Bantuan Sosial, karena lumpuhnya sebagian besar aktivitas ekonomi terutama di wilayah terpapar COVID-19 meningkatkan resiko PHK di berbagai sektor (pariwisata, hotel, restoran, travel agent, tempat hiburan, industri manufaktur, dan lainnya). Penelitian ini menggunakan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara variabel covid-19 dengan pertumbuhan ekonomi, Kota Ternate. Hasil Penelitian menemukan Covid-19 tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran. Hal ini dikarenakan saat masyarakat dengan sangat terpaksa harus kembali melakukan aktivitas di luar rumah dengan beruapaya menjaga dan melindungi diri dengan menerapkan protokol kesehatan, karena desakan kebutuhan ekonomi. Covid-19 berpengaruh negatif dan secara statistik signifikan pada tingkat kemiskinan. Ini menunjukkan semakin banyak masyarakat Kota Ternate yang terdampak Covid-19 maka akan semakin meningkatkan tingkat kemiskinan. Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh dan berpegnaruh  serta signifikan dan tidak signifikan terhadap pengangguran dan kemiskinan, Covid-19 tidak berpengeruh secara tidak langsung sedagkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh secara tidak langsung terhadap kemiskinan melalui pengangguran di Kota Ternate.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


[BPS] Badan Pusat Statistik. 2020a. Keadaan angkatan kerja di Indonesia Februari 2020 Badan Pusat Statistik. Jakarta (ID).

Briones R. 2019. Investing in rural youth in the Asia and the Pacific region. IFAD Research Series 58 [Internet]. Rome (IT): International Fund for Agricultural Development; [cited 2020 Sep 8]. Available from: https://www.ifad.org/documents/38714170/41187395/18_Briones_2019+R DR_BACKGROUND+PAPER.pdf/48ab25bb-6a55-e883-bfe3- 053348a4b865

Block, D. (2017). Political Economy in Applied Linguistics Research. In Language Teaching (Vol. 50). https://doi.org/10.1017/S0261444816000288

Iswahyudi, H. (2016). Back to Oil: Indonesia Economic Growth After Asian Financial Crisis. Economic Journal of Emerging Markets, 8(1), 25–44. https://doi.org/10.20885/ejem.vol8.iss1.art3

[ILO] International Labour Organization. 2020b. Covid-19 dan dampaknya pada pertanian dan ketahanan pangan. Risalah Sektoral ILO [Internet]. [diunduh 2020 Sep 10] Tersedia dari: https://www.ilo.org/wcmsp5/ groups/public/---asia/---ro-bangkok/---ilojakart/documents/publication/w cms_743247.pdf

Muryani, Dedi Budiman Hakim, Bunasor Sanim, Yusman Syaukat, Djoni Hartono. 2012. The Impact of Avian Influenza on Indonesian Economy: Socio-Economic and Environmental Perspective. Majalah Ekonomi Tahun XXII, No. 2 Agustus 2012.

Rahman MA, Kusuma AZD, Arfyanto H. 2020. Situasi ketenagakerjaan di lapangan usaha yang terdampak pandemi covid-19 [Internet]. [diunduh 2020 Sep 2]. Tersedia dari: https://www.smeru.or.id/sites/default/ files/publication/ib01_naker_id_0.pdf

Saidi, L., Adam, P., Saenong, Z., & Balaka, M. Y. (2017). The Effect of Stock Prices and Exchange Rates on Economic Growth in Indonesia. International Journal of Economics and Financial Issues, 7(3), 527–533.

Suryahadi, A., Al Izzati, R., & Suryadarma, D. (2020). The Impact of COVID-19 Outbreak on Poverty: An Estimation for Indonesia (draft) (SMERU Working Paper). SMERU Working Paper (Vol. April). Jakarta. Retrieved from http://smeru.or.id/en/content/impact-covid-19-outbreak-poverty-estimationindonesia

U-Primo E. Rodríguez et.al 2007. Potential Impacts of Using Sugar and Coconut as Biofuel Feedstocks on Industry Outputs and Pollution Emissions: Simulations from a Computable General Equilibrium Model of the




DOI: https://doi.org/10.33387/jeamm.v2i2.3943

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


INDEXED

         

 

   Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.