Pembangunan Komunitas Urban Fisheries di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ternate

Penulis

  • Ismi Musdalifah Darsan Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719
  • Disnawati Disnawati Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719
  • Firman Firman Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Khairun, 97719
  • Irwan Marwan Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719
  • Siti Hajar Kedafota Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719
  • Julfikar Umanahu Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719
  • Ulfa M. Rahman Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719
  • Asmin Asis Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

DOI:

https://doi.org/10.33387/jkc.v5i2.10806

Abstrak

Anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ternate merupakan kelompok marginal, umumnya telah putus sekolah akibat masalah hukum yang mereka hadapi. Keterbatasan sarana pelatihan keterampilan dan belum adanya kegiatan berkelanjutan yang mendukung kemandirian anak binaan menjadikan pilihan Urban Fisheries (akuaponik) yang mengabungkan akuakultur dan hidroponik dalam satu kegiatan sebagai solusi di LPKA. Kegiatan pengabdian ini mengabungkan sosialisasi dan pelatihan kepada anak binaan. Sosialisasi untuk peningkatan pengetahuan mengenai akuaponik serta pelatihan untuk melatih keterampilan anak binaan dalam membuat demplot akuaponik dengan dua versi, yaitu sistem berbasis pemanfaatan limbah organik dan sistem berbasis limbah nonorganik menggunakan pot dan galon air mineral sekali pakai. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak binaan diukur dari pre-test serta post-test. Hasil pre-test sebelum kegiatan sosialisasi dan pelatihan tentang akuaponik sebesar 22%, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan terjadi peningkatan menjadi 68% atau meningkat 46%. Anak binaan sebagai mitra dalam kegiatan ini telah berpartisipasi aktif selama kegiatan mulai dari sosialisasi, pelatihan hingga praktik langsung, sehingga diharapkan keterampilan ini bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat. Anak binaan bersama Tim PKM telah membuat 2 demplot akuaponik dengan ukuran 3 x 1,5 m yang telah ditanami kangkung dan selada untuk tanamannya sedangkan ikan yang dipelihara ikan nila.

Biografi Penulis

Ismi Musdalifah Darsan, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Budidaya Perairan

Disnawati Disnawati, Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan

Firman Firman, Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Teknik Pertambangan

Irwan Marwan, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Budidaya Perairan

Siti Hajar Kedafota, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Budidaya Perairan

Julfikar Umanahu, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Budidaya Perairan

Ulfa M. Rahman, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Budidaya Perairan

Asmin Asis, Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun, 97719

Program Studi Budidaya Perairan

Referensi

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. 2025. Statistik pemasyarakatan tahun 2023. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. https://www.ditjenpas.go.id. Diakses tanggal 21 September 2025.

Kelautan dan Perikanan Kota Ternate. 2023. Laporan tahunan DKP Kota Ternate Tahun 2022. Pemerintah Kota Ternate.

Love, D.C., Fry, J.P., Genello, L., Hill, E.S., Frederick, J.A., Li, X., & Semmens, K. 2015. An international survey of aquaponics practitioners. PLoS ONE. 10(7): 345-352.

Saptana, Wahyuni, S., & Susilowati, S.H. 2020. Urban farming sebagai alternatif penguatan ketahanan pangan rumah tangga. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 38(1): 1-17.

Simanjuntak, R.A., Hidayat, N., & Sari, M.E. 2020. Urban fisheries sebagai solusi ketahanan pangan di perkotaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 5(2): 123–130.

Somerville, C., Cohen, M., Pantanella, E., Stankus, A., & Lovatelli, A. 2014. Small-scale aquaponic food production: Integrated fish and plant farming. FAO Fisheries and Aquaculture Technical. Paper No. 589. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-03