Pengolahan Sampah Minuman Kemasan Plastik Menjadi Hasta Karya Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga

Isi Artikel Utama

Sherly Asriany
Anthonius F.Raffel

Abstrak

Kehidupan perkotaan yang serba cepat menghasilkan sampah yang luar biasa banyak, karena kita terbiasa untuk membeli, memakai dan langsung membuang ketika masa pakainya sudah habis Dengan pola konsumsi seperti ini, Indonesia saat ini sudah menjadi negara penghasil sampah plastik kedua terbesar di dunia. Permasalahan diatas menyadarkan kami untuk mengolah sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar kita menjadi produk fungsional sekaligus memiliki nilai jual yang tinggi. Setelah limbah berhasil diolah menjadi produk yang fungsional, hasilnya dapat dijual untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Hasil dari PKM ini adalah pengurangan sampah gelas minuman yang ada di lingkungan sekitar kita sebesar 1% dan peningkatkan kesadaran masyarakat akan sampah plastik yang ada dan merubah persepsi mereka bahwa sampah gelas minuman bukanlah sampah yang harus dibuang, tapi material yang siap untuk diolah kembali menjadi produk pakai. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Referensi

Raffel, Anthonius F., 2016, Analisis Pengelolaan Sampah Di Kota Ternate, Disertasi Univ.Brawijaya, Malang.

Slamet, Y., 1989, Konsep-konsep Dasar Partisipasi Sosial, PAU-SS UGM, Yogyakarta.

Pusat Litbang Permukiman, 1997, Pengelolaan Sampah Terpadu Skala Kawasan Di Kota Besar/Sedang (Laporan Penelitian), Puslitbang Permukiman, Bandung.

Petunjuk Teknis No.CT/S/Re-Sp/005/98, Spesifikasi Komposter Rumah Tangga

Undang-undang No.18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah.