Hilirisasi Iptek Dalam Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Berbasis Potensi Lokal Kepulauan (Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Dama Kabupaten Halmahera Utara)

Penulis

  • Asy’ari Asy’ari Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Djainudin Alwi Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Iswandi Wahab Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Rinto M. Nur Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Nurafni Nurafni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Titien Sofiati Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Sandra Hi. Muhammad Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Kismanto Koroy Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Bambang Tjiroso Departement Mechanical Engineering, Faculty of Engineering Universitas Khairun
  • Safira Hari Yanti Mahamude Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771
  • Tania M.Nur Tania M.Nur Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771

DOI:

https://doi.org/10.33387/jkc.v4i1.8300

Kata Kunci:

Pengabdian, Pendidikan Kemaritiman, Pelatihan Produk Perikanan, Konservasi, Halmahera Utara.

Abstrak

Tujuan utama dari kegiatan ini untuk mengaplikasi ilmu dan menanamkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan pesisir. Penanaman ini merupakan pembelajaran bagi mahasiswa untuk menggerakkan upaya konservasi pada ekosistem pesisir. Kondisi mangrove di Indonesia kini kian mengalami degradasi karena besarnya ancaman yang ada terhadap ekosistem tersebut, sehingga perlu adanya suatu langkah nyata dalam menyikapi persoalan ini termaskud wilayah pulau-pulau kecil. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir dan pulau-pulau kecil, pengolahan produk serta upaya menggiatkan jiwa sosial dan konservasi mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pasifik Morotai (FPIK-UNIPAS). Pelaksanaan kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat pada hari Rabu sampai Minggu pada tanggal 22-26 November 2023 bertempat di Desa Dama Pulau Doi, kecamatan Loloda Kepulauan, Halmahera Utara. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di Desa Dama kecamatan Loloda Kabupaten Halmahera merupakan bentuk kepedulian FPIK dalam melestarikan dan menjaga lingkungan laut di sekitar Halmahera Utara. Selain itu menanamkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sekitar lingkungan desa dan laut. Kepedulian tentang laut juga di ajarkan kepada generasi muda dalam bentuk sosialisasi pendidikan kemaritiman kepada siswa-siswa di SMA N 8 Halmahera Utara. Selain itu dalam pengembangan hasil perikanan melalui pelatihan produk perikanan kepada ibu rumah tangga dan pelaku usaha. 

Biografi Penulis

Djainudin Alwi, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jl. Kampus Baru Lemonade kode pos 97771

Titien Sofiati1, Sandra Hi. Muhammad2, Kismanto Koroy2, Bambang Tjiroso3, Safira Hari Yanti Mahamude1, Tania M.Nur2

Bambang Tjiroso, Departement Mechanical Engineering, Faculty of Engineering Universitas Khairun

Teknik Mesin

Referensi

Asy’ari, Alwi D., Pualus H, Eso J., (2022)Pelatihan Diversifikasi Produk Perikanan Sebagai Solusi meningkatkan Produksi Sagu Ikan di Desa Dehegila Kabupaten Pulau Morotai, Prosiding Seminar Nasional/ ISSN(E): 2830-3083 Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI) Pages: 507-514.

Bengen, D. (2002). Pedoman teknis pengenalan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Kelautan, IPB.

Fitriansah, H. (2012). Keberlanjutan pengelolaan lingkungan pesisir melalui pemberdayaan masyarakat di Desa Kwala Lama Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 8(4), 360-370.

Gumilar, I. (2012). Partisipasi masyarakat pesisir dalam pengelolaan eksosistem hutan mangrove berkelanjutan di Kabupaten Indramayu. Jurnal Akuatika, 3(2), 198-211.

Heddy, S. A. (1994). Antropologi ekologi: Beberapa teori dan perkembangannya. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Hiariey, L. S., & Romeon, N. R. (2013). Peran Serta Masyarakat Pemanfaat Pesisir dalam Rangka Pengelolaan Wilayah Pesisir Teluk Ambon Dalam. Jurnal Matematika, Sains, dan Teknologi, 14(1), 48-61.

Primahendra, R., 2002. Pembangunan Berkelanjutan dan Peran Masyarakat Sipil. Jurnal Global, Vol. 5 No. 1 Tahun 2002.

Primyastanto, M., Dewi R. P., & Susilo, E. (2010). Perilaku perusakan lingkungan masyarakat pesisir dalam perspektif Islam (Studi kasus pada nelayan dan pedagang ikan Kawasan Pantai Tambak, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar Jawa Timur). Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari, 1(1), 1-11.

Schueler, Kelsey. 2017. Nature±Based Solutions to Enhance Coastal Resilience. Inter±American Development Bank.

Vatria, B. (2010). Berbagai kegiatan manusia yang dapat menyebabkan terjadinya degradasi ekosistem pantai serta dampak yang ditimbulkannya. Jurnal Berlian, 9(1), 47-54.

Wardhani, M. K. (2011). Kawasan konservasi mangrove: Suatu potensi ekowisata. Jurnal Kelautan, 4(1), 60-76.

Novi Khaerunisa dan Rini Sulastri, 2021, Pengoptimalisasi Kebersihan lingkungan guna meningkatkan kesehatan masyarakat Kampung Babakan RW 11 Desa Cisondari, Proceedings, Vol. 1, No, xxxv (November), Uin Sunan gunung Djati bandung.

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-26