Kesesuaian lingkungan wisata renang pada daya tarik wisata (DTW) Pantai Difur, Kota Tual

Gilberth Gabriel Betaubun, Abraham Ryzchkov Serang, Yuni Muna Jamlean, Melissa Justine Renjaan

Abstract


Kawasan pesisir dan laut rentan terhadap perubahan secara alami maupun karena aktivitas manusia salah satunya adalah kegiatan wisata. Selanjutnya, guna mendukung aktivitas wisata maka perlu pemanfaatan pesisir dan laut yang memperhitungkan kondisi lingkungan. Pantai Difur merupakan salah satu daya tarik wisata (DTW) yang berada pada Kota Tual dimana banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Berbagai atraksi pada DTW pantai Difur salah satunya aktivitas rekreasi renang. Pemanfaatan untuk Pantai Difur belum sesuai dengan kondisi lingkungan yang mendukung kegiatan renang. Belum adanya kajian terkait kesesuaian lahan untuk aktivitas rekreasi renang di Pantai Difur. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kesesuaian wisata renang di daya tarik wisata pada Pantai Difur. penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus - Oktober 2022. Pada penelitian ini digunakan metode kuantitatif dengan analisis data menggunakan analisis kesesuaian wisata. Hasil dari penelitian diperoleh nilai kesesuaian wisata renang pada Pantai Difur di stasiun pengamatan 1 dan stasiun 2 diperoleh kategori sangat sesuai dengan nilai kesesuaian 92,1% dan 90,7% dan nilai kesesuaian 79,2% dengan kategori sesuai terdapat pada stasiun 3. Selanjutnya, disimpulkan bahwa pada DTW Pantai Difur, stasiun 1 dan stasiun 2 aman dan sangat sesuai untuk aktivitas wisata renang, sedangkan pada stasiun 3 dengan kategori sesuai.

Kata kunci: Difur, Kesesuaian Wisata, Aktivitas Renang

References


Muqsit Ali.,Johan Yar., Hartono Dede.,Oktaviani Amelia. 2020, Analisis Kesesuaian Ekowisata Pantai Panjang Provinsi Bengkulu. J.Enggano 5(3): 566-586

https://doi.org/10.31186/jenggano.5.3.566-586

Bahar, A., Lamuru, M., Nasrullah. 2006. Analisis Keseuaian Wisata Snorkeling Dan Menyelam Berdasarkan Parameter Biofisik Di Daerah Terumbu Karang Di Pulau Samalona, Kota Makassar. Jurnal Torani, Vol 16(6): 427-437

Chasanah, I., Purnomo, P. W., & Haeruddin, H. 2017. Analisis Kesesuaian Wisata Pantai Jodo Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, Vol 7(3): 235-243.

https://doi.org/10.29244/jpsl.7.3.235-243

Hazeri, G. 2014. Studi Kesesuaian Pantai Laguna Desa Merpas Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur sebagai Daerah Pengembangan Wisata Dan Konservasi, Bengkulu. Skripsi. Universitas Bengkulu

Helmi, M., Indarjo. A., & Nugraha. H.P. 2013. Studi Kesesuaian Dan Daya Dukung Kawasan Untuk Rekreasi Pantai Di Pantai Panjang Kota Bengkulu. Journal Of Marine Research. 2(2): 130-139

Lelloltery, H., Pujiatmoko, S., Fandelli, C., & Baiquni, M. 2016. Ecotourism development base suitability of land and carrying capacity of coastal area (Study at Marsegu Island in West Seram Regency). J.Budidaya Pertanian, 12 (1): 25-33.

Masita H. K., Femy M. S., Sri N. H. 2013. Kesesuaian wisata Pantai Berpasir Pulau Saronde Kecamatan Pondo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. [Skripsi]. Mnajemen Sumberdaya Perairan. Universitas Negeri Gorontalo

Mu’ayanah, Nurul. 2021. Analisis Kesesuaian Dan Daya Dukung Ekosistem Pantai Di Pulau Condong Lampung Selatan. Thesis, Uin Raden Intan Lampung. http://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/15377

Munir, M., setiawan, F., & Ambarwati, R. 2021. Analisis Kesesuaian Wisata Bahari Ditinjau Dari Parameter Fisik Kualitas Perairan Serta Persepsi Pengunjung Di Pantai Pasir Panjang Desa Wates Kecamatan Lekok Pasuruan Jawa Timur. J. Kelautan, 14(1): 2-10.

Nainggolan Dion., Rahimah I., Rosmasita, R., Ariani, F. 2021. Suitability Analysis And Carrying Capacity Of Marine Ecotourism To Beach Recreation And Swimming Tourism At Muara Nauli Beach, Sorkam Sub-District, Central Tapanuli District. J.Berkala Perikanan Terumbuk, Vol 49(3)

Nontji, A. (1987). Laut Nusantara. Djambatan. Jakarta.

Nybakken, J. W. 1992. Biologi Laut: Suatu Pendekatan Ekologis. Jakarta: Gramedia.

Permana, H., Denolle, M., Hendriyana, A., & Natawidjaja, D. 2010. Evidence of active backthrusting at the NE Margin of Mentawai Islands, SW Sumatra. Geophysical Journal International, 180(2): 703-714

Pratesthi, Pintya DA., Frida Purwanti dan Siti Rudiyanti. 2016. Studi Kesesuaian Wisata Pantai Nglambor sebagai Objek Rekreasi Pantai di Kabupaten Gunungkidul. Diponegoro Journal of Maquares, Vol. 5(4): 43-442.

Radjasa, O. K., Sabdono, A., Prayitno, S. B., & Hutabarat, S. 2009. Phylogenetic diversity of the causative agents of vibriosis associated with groupers fish from Karimunjawa Islands, Indonesia. J.Current Research in Bacteriology, 2(1): 14-21.

Renjaan, M.J & Susanty, Ida I Dewa Ayuraka. 2020. Carrying capacity and tourism suitability of Ngurbloat Beach, Southeast Maluku Regency. Proceeding IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 517 012011. Southeast Maluku: 10-12 Oktober 2019. DOI: 10.1088/1755-1315/517/1/012011

Subandi, I K.,Dirgayusa, I Gusti Ngurah Putra.,As-syakur, Abd Rahman. 2017. Indeks Kesesuaian Wisata di Pantai Pasir Putih, Kabupaten Karangasem. J. Marine and Aquatic Science 4(1):47. DOI:10.24843/jmas.2018.v4.i01.47-57

Yulianda, F. 2007. Ekowisata bahari sebagai alternatif pemanfaatan sumberdaya pesisir berbasis konservasi. Makalah Seminar Sains, 21.

Yulianda, F. 2019. Ekowisata perairan suatu konsep kesesuaian dan daya dukung wisata bahari dan wisata air tawar. Bogor: IPB Press.

Yulisa, E. N., Johan, Y., & Hartono, D. 2016. Analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata pantai kategori rekreasi Pantai Laguna Desa Merpas Kabupaten Kaur. J. Enggano, 1(1): 97-111.




DOI: https://doi.org/10.33387/jikk.v6i2.7299

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

 

Address : Marine Science Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Science - Khairun University, Ternate, North Maluku, Indonesia