PEMERIKSAAN SPUTUM BTA DENGAN HASIL PEMERIKSAAN GENEXPERT PADA PASIEN TB-MDR DI RSUD Dr. H. CHASAN BOESIRIE PERIODE TAHUN 2020

Penulis

  • ANDI SITTI NUR AFIAH Universitas Khairun
  • abd Hakim Husen Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/kmj.v2i2.2695

Abstrak

Sampai saat ini Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) masih merupakan salah satu
penyakit menular yang mematikan di dunia dan penyebab kematian terbesar kedua setelah HIV/AIDS.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian hasil pemeriksaan sputum BTA dengan hasil
pemeriksaan GeneXpert pada pasien TB-MDR di RSUD Dr. H. Chasan Boesirie Periode Tahun 2020.
Desain dan metode ini adalah penelitian deskriptif, desain potong lintang dengan melihat data sekunder
untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian hasil pemeriksaan Sputum BTA dengan menggunakan
pemeriksaan GeneXpert pada pasien TB-MDR. Sampel pada penelitian ini adalah ini pasien yang dipilih
dengan metode total sampling berdasarkan registrasi pemeriksan laboratorium pasien yang telah
melakukan pemeriksaan sampel TB-MDR di Dr. H. Chasan Boesirie. Penelitian yang dilakukan dari 150
sampel dengan pemeriksaan Sputum BTA pasien TB-MDR ditemukan yang negatif yaitu sebanyak 117
sampel (78,0%), Scanty sebanyak 7 sampel (4,7%), 1+ sebanyak 13 sampel (8,7%), 2+ sebanyak 3
sampel (2,0%), dan yang 3+ sebanyak 10 sampel (6,7%). Sedangkan untuk pemeriksaam sampel dengan
GenXpert pasien TB-MDR di RSUD dr Chasan Boesoirie Tenate ditemukan hasil dari 150 yang diperiksa
didapatkan hasil yang negatif yaitu sebanyak 96 sampel (64,0%) dan yang Sensistif Rifampisin sebanyak
54 sampel (36,0%). Hasil ini menunjukkan bahwa pemeriksaan GeneXpert lebih sensitif di bandingkan
pemeriksaan Sputum BTA karena dengan pemeriksaan GeneXpert didapatkan hasil positif lebih banyak
dibandingkan dengan pemeriksaan mikroskopis BTA.
Kata Kunci : TB-MDR, Sputum BTA, GeneXpert

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

ANDI SITTI NUR AFIAH, Universitas Khairun

Kedokteran

abd Hakim Husen, Universitas Khairun

Kedokteran

Referensi

Amalia, Z. (2017). Tuberculosis Menggunakan Genexpert Kota Tangerang Selatan. 63.

Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan RI, 1–582.

Kurniawan, E., & Arsyad, Z. (2016). Nilai Diagnostik Metode “ Real Time †PCR GeneXpert pada TB

Paru BTA Negatif. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3), 730–738.

Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. (2020). Tuberkulosis.

Sayumi, E. (2018). Perbedaan Hasil Pemeriksaan Mikroskopis dan Genexpert Pada Sputum Suspek TB

Kambuh.

WHO. (2018). WHO TB burden report 2018. In Workplace Health and Safety (Vol. 63, Issue 10).

https://apps.who.int/iris/handle/10665/274453

Widiastuti, E. N., Subronto, Y. W., & Promono, D. (2017). Faktor Risiko Kejadian Multi Drug Resistant

Tuberculosis di RSUP Dr. Sardjito. Berita Kedokteran Masyarakat, 33(7), 325.

https://doi.org/10.22146/bkm.18290

Unduhan

Diterbitkan

2021-01-18