EFEKTIFITAS KOMBINASI INFRARED, TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION DAN MUSCLE ENERGY TECHNIQUE TERHADAP PENURUNAN NYERI OSTEOARTHRITIS LUTUT
DOI:
https://doi.org/10.33387/kmj.v4i2.5781Kata Kunci:
Infrared, Trancutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Muscle Energy Technique,Abstrak
Osteoarthritis (OA) adalah salah satu penyakit degeneratif yang menyerang sendi synovial yang berakibat pada penurunan fungsi lutut dan menurunkan kualitas hidup lansia. Selain perawatan medis, OA juga memerlukan penanganan fisioterapi guna meningkatkan fungsional lutut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi intervensi infrared, transcutaneous electrical nerve stimulation dan muscle energy technique terkait kunjungan frekuensi fisioterapi. Desain penelitian ini merupakan randomized pre test-post test control group dilakukan di RS. dr. Soepraoen Kesdam V/ Brawijaya Malang pada bulan Januari-Mei 2022 dengan populasi 38 orang dengan pengambilan sampel secara acak yang memenuhi kriteria ekslusi dan inklusi. Sehingga diperoleh 30 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok A intervensi fisioterapi dengan frekuensi 2x seminggu dan kelompok intervensi fisioterapi dengan frekuensi 3x seminggu. Prosedur pemberian intervensi fisioterapi menggunakan IR dengan durasi waktu selama 15 menit dengan jarak 30 cm; Pemberian TENS menggunakan intensitas arus pendek 50ms pada 20-150 Hz dengan durasi 10-15 menit. Serta pemberian MET diberikan selama 10 detik sebanyak 3 set dan diulangi 4 kali repetisi. Uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney pada kelompok A pre-post sebanyak 5,00-4,00 dengan selisih median 1,00; dan kelompok B pre-post sebanyak 5,00-4,00 dengan selisih median 2,00 hasil nilai p menunjukkan 0,00 < 0,05, maka terdapat perbedaan bermakna baik dari pemberian interfensi dengan frekuensi kunjungan 2kali dan 3kali seminggu. Selisih median antar kelompok, secara klinis memiliki perbedaan bermakna dari kelompok frekuensi 2 kali seminggu dan kelompok 3 kali seminggu. Namun, akan mendapatkan hasil yang signifikan lebih besar dengan frekuensi intervensi Fisioterapi sebanyak 3 kali semingguReferensi
Ajimsha, M. S., Al-Mudahka, N. R. and Al-Madzhar, J. A. (2015) ‘Effectiveness of myofascial release: Systematic review of randomized controlled trials’, Journal of Bodywork and Movement Therapies, 19(1), pp. 102–112. doi: 10.1016/j.jbmt.2014.06.001.
Astuti, A. B. S. et al. (2021) ‘Pengaruh Open Kinetic Chain Exercise Terhadap Peningkatan Kemampuan Fungsional pada Kondisi Osteoarthritits Knee di RSUD Gambiran Kota Kediri’, 12(November), pp. 164–167.
Choksi, P. and Tank, K. (2016) ‘To Study the: Efficacy of muscle energy technique on muscle strength and flexibility in patients with knee osteoarthritis’, Indian J Physiother Occup, 10, pp. 40–45.
Cisternas, M. G. et al. (2016) ‘Alternative methods for defining osteoarthritis and the impact on estimating prevalence in a US populationâ€Âbased survey’, Arthritis care & research, 68(5), pp. 574–580.
Egan, B. and Zierath, J. R. (2013) ‘Exercise metabolism and the molecular regulation of skeletal muscle adaptation’, Cell Metabolism, 17(2), pp. 162–184. doi: 10.1016/j.cmet.2012.12.012.
Halimah, N., Pradita, A. and Jamil, M. (2022) ‘Pemberian Muscle Energy Technique dan Strain Counterstrain Dapat Meningkatkan Luas Gerak Sendi pada Kasus Nyeri Punggung Bawah’, Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13(April), pp. 503–506. Available at: https://ijnhs.net/index.php/ijnhs/article/view/374.
Haryono, A. T. et al. (2021) ‘Pengaruh Kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation dan Latihan Closed Kinetic Chain Terhadap Penurunan Nyeri pada Kasus Osteoarthritis Knee di RSU Bangil’, 2-TRIK: Tunas-Tunas Riset Kesehatan, 11(November), pp. 214–218.
Huang, D. et al. (2012) ‘Effects of linear-polarized near-infrared light irradiation on chronic pain’, The Scientific World Journal, 2012. doi: 10.1100/2012/567496.
Masekar, M. B. et al. (2020) ‘Effectiveness of Muscle Energy Technique and Proprioceptive Neuromuscular Facilitation in Knee Osteoarthritis.(2021)’, Int. J. Life Sci. Pharma Res, 11(1), pp. L16-22.
Ojeniweh, N. et al. (2015) ‘Efficacy of six weeks infrared radiation therapy on chronic low back pain and functional disability in National Orthopaedic Hospital, Enugu, south east, Nigeria’, 15(4), pp. 155–160.
Pradita, A., Sinrang, A. W. and Wuysang, D. (2021) ‘Perbandingan Pengaruh Fisioterapi Konservatif Kombinasi Myofascial Release Technique dengan Fisioterapi Konservatif Kombinasi Muscle Energy Technique pada Kasus Low Back Pain’, Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research Forikes Voice), 12, pp. 46–52.
Puspita Arintika, A. et al. (2022) ‘J u r n a l K e p e r a w a t a n M u h a m m a d i y a h Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Osteoarthritis Lutut Pada Pasien di Klinik Singgasana Rama Blitar’, Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(1), p. 2022.
Sartoyo, Pradita, A. and Halimah, N. (2022) ‘Perbandingan Frekuensi Kunjungan pada Pemberian Post Isometric Relaxation Muscle Energy Technique terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Kondisi Knee Osteoarthritis di Rs. Dr. Soepraeon Kota Malang’, 13(2), pp. 136–139.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa KMJ (Kieraha Medical Journal) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Menyetujui untuk menerbitkan artikel yang telah dikirimkan ke KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengalihkan hak cipta (transfer of copryright) artikel ini kepada KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengganti kerugian dan membebaskan KMJ (Kieraha Medical Journal) dari biaya yang mungkin timbul disebabkan oleh pelanggaran pada artikel tersebut.
- Menjamin bahwa Artikel yang dikirimkan adalah asli. Jika Artikel mengandung bagian teks, gambar, atau data yang merupakan karya orang lain, pastikan sudah mendapatkan hak atau ijin dari pemegang hak cipta (pengarang, penerbit, atau organisasi) atau didalam artikel sudah disebutkan referensinya sesuai format pengutipan data.
Lisensi :
KMJ (Kieraha Medical Journal) diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.