PENELITIAN AKSI DENGAN INTERVENSI KESEHATAN DAN KRIMINOLOGI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK: PENGALAMAN PENELITI
DOI:
https://doi.org/10.33387/kmj.v5i1.6439Kata Kunci:
penelitian aksi, lembaga pemasyarakatan anak, skabies, kriminologiAbstrak
Penelitian aksi merupakan penelitian intervensi yang didasarkan pada kondisi di lapangan yang spesifik dan berorientasi pada hasil. Intervensi yang dilakukan bergantung dari masalah riil yang ada di lapangan. Refleksi deskriptif ini bertujuan untuk membagikan pengalaman peneliti saat melakukan penelitian dengan pendekatan yang belum banyak digunakan secara luas di bidang kesehatan maupun bidang kriminologi ini. Pada kasus ini, peneliti melakukan penelitian aksi dengan menggunakan intervensi kesehatan dan kriminologis untuk mengontrol prevalensi skabies pada sebuah lembaga pemasyarakatan anak. Berbagai tantangan muncul sejak merancang penelitian, memersuasikan penelitian kepada pihak-pihak terkait hingga saat menyebarkan hasil penelitian. Dengan komitmennya untuk memberikan solusi yang segera dan kontekstual, penelitian aksi berpotensi untuk digunakan secara lebih luas di masa depan, baik pada bidang kesehatan maupun bidang kriminologi.
Referensi
Andersson, N. (2018) ‘Participatory research—A modernizing science for primary health care’, Journal of General and Family Medicine, 19(5). Available at: https://doi.org/10.1002/jgf2.187.
Ganann, R. (2013) ‘Opportunities and challenges associated with engaging immigrant women in participatory action research’, Journal of Immigrant and Minority Health, 15(2). Available at: https://doi.org/10.1007/s10903-012-9622-6.
Kelly, P.J. (2005) ‘Practical suggestions for community interventions using participatory action research’, Public Health Nursing. Available at: https://doi.org/10.1111/j.0737-1209.2005.22110.x.
Kleijberg, M. et al. (2022) ‘Conceptualizing impact in community-based participatory action research to engage communities in end-of-life issues’, Palliative Care and Social Practice, 16. Available at: https://doi.org/10.1177/26323524221095107.
Koshy, E., Koshy, V. and Waterman, H. (2014) Action Research in Healthcare, Action Research in Healthcare. Available at: https://doi.org/10.4135/9781446288696.
Labrecque, R.M. (2021) ‘Interpersonal Violence and Institutional Misconduct in the Los Angeles County Jail System: A Mixed Method Investigation’, International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology, 65(13–14). Available at: https://doi.org/10.1177/0306624X21990834.
McCoy, C.E. (2017) ‘Understanding the intention-to-treat principle in randomized controlled trials’, Western Journal of Emergency Medicine. Available at: https://doi.org/10.5811/westjem.2017.8.35985.
Reiter, K. (2009) ‘Experimentation on prisoners: Persistent dilemmas in rights and regulations’, California Law Review.
Sendall, M.C. et al. (2018) ‘Participatory action research, mixed methods, and research teams: Learning from philosophically juxtaposed methodologies for optimal research outcomes’, BMC Medical Research Methodology, 18(1). Available at: https://doi.org/10.1186/s12874-018-0636-1.
De Toledo, R.F. and Giatti, L.L. (2015) ‘Challenges to participation in action research’, Health Promotion International. Available at: https://doi.org/10.1093/heapro/dau079.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa KMJ (Kieraha Medical Journal) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Menyetujui untuk menerbitkan artikel yang telah dikirimkan ke KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengalihkan hak cipta (transfer of copryright) artikel ini kepada KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengganti kerugian dan membebaskan KMJ (Kieraha Medical Journal) dari biaya yang mungkin timbul disebabkan oleh pelanggaran pada artikel tersebut.
- Menjamin bahwa Artikel yang dikirimkan adalah asli. Jika Artikel mengandung bagian teks, gambar, atau data yang merupakan karya orang lain, pastikan sudah mendapatkan hak atau ijin dari pemegang hak cipta (pengarang, penerbit, atau organisasi) atau didalam artikel sudah disebutkan referensinya sesuai format pengutipan data.
Lisensi :
KMJ (Kieraha Medical Journal) diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.