PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK METANOL DAUN JARAK PAGAR (Jatropha Curcas L.) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
DOI:
https://doi.org/10.33387/kmj.v5i1.6786Kata Kunci:
Jarak Pagar, Jatropha curcas, Flavanoid Total, SpektrofotometriAbstrak
Salah satu tanaman liar yang mempunyai potensi sebagai tanaman obat adalah tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.) karena memiliki banyak khasiat seperti, koreng, fungi, dan gatal, obat sakit gigi, sariawan, luka dan pendarahan, mengobati batuk dan mengencerkan dahak, perut kembung dan masuk angin, mengobati rematik serta sulit buang air besar. Tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.) berkhasiat karena mengandung senyawa alkaloid, glikosida jantung, flavonoid, saponin, steroid, tanin, terpenoid, kumarin dan kuinon, fenol, kumarin, kuinon dan oksalat. Tujuan : Untuk mengetahui absorbansi ekstrak dan kurva kalibrasi serta menentukan kadar flavonoid total dari ekstrak tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.). Metode yang digunakan dalam penelitian Proses Penetapan Kadar Flavonoid Total Dari Ekstrak Metanol Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) Menggunakan alat Spektofotometri UV-Vis. Sebanyak 154, 18 mg/mL kadar total flavonoid yang di dapat dari ekstrak daun jarak pagar (Jatropha curcas L.). Pada penentuan kadar flavonoid total nilai absorbansi yang didapat berbanding lurus dengan nilai konsentrasi, yang mana apabila semakin tinggi konsentrasi akan menyebabkan nilai absorbansi yang di dapat menjadi meningkat. Dari hasil analisis total kadar flavonoid di dapatkan kadar total flavonoid sebesar 154, 18 mg/mL.
Referensi
Deny Romadhon, 2020, Formulation of Low-Fat Cheese Analogue from Sweet Corn Extract using Papain and Lime Extract as Coagulant, Food Research.
Departemen Kesehatan, 2006, Monografi Ekstrak Tumbuhan Obat Indonesia, Vol.2, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Ema Sarimole dkk, 2014, Manfaat Jarak Pagar (Jatropha curcas) Sebagai Obat Tradisional, Program Studi Megister Biologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Raja Ampat.
Furia et, al., 2014, Insight into the coordination mode of quercetin with the Al(III) ion from a combined experimental and theoretical study, Dalt Trans.
Ganjar & Rohman, 2014, Kimia Farmasi Analisis, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Grace et, al., 2015, Preparation and Evaluation of Herbal Peel of Mask, American Journal of Pharm Tech Research, American.
Jasmadi et, al., 2016, Efektivitas Salep Getah Jarak Pagar 10% (Jatrophacurcas Linn.) dan Gentamisin 0,1% Terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Kulit Mencit (Mus musculus), Jurnal Medika Veterinaria.
Parhan, 2018, Penetapan kadar Na-Siklamat Pada Minuman Serbuk Instan Dan Minuman Kemasan Kaleng Yang Diperdagangkan Di Delitua Dengan Metode Alkalimetri, Jurnal Farmasimed, Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, Sumatra Utara.
Rahu et, al., 2021, Determination of antimicrobial and phytochemical compounds of Jatropha curcas plant, Saudi Journal of Biological Sciences.
Retnowati et, al., 2017, Pertumbuhan beberapa Genotipe Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) di Tanah Masam, Istitut Pertanian Bogor, Bogor.
Riani, 2018, Perbandingan Efektivitas Daun Jarak & Minyak Kayu Putih Dengan Daun Jarak Pagar Tanpa Minyak Kayu Putih Terhadap Kesembuhan Perut Kembung Pada Bayi 0-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinan Kota Tahun 2017/2018, Program Studi Sarjana Keperawatan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.
Saifuddin et, al., 2015, Metode Penelitian, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Salmia, S., 2016, Analisis Kadar Flavonoid Total Ekstrak Kulit Batang Kedondong Bangkok (Spondias dulcis) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis, Skripsi, Universitas Alauddin Makassar.
Tatraaljai, 2014, Efficient melt stabilization of polyethylene with quercetin, a flavonoid type natural antioxidant, Polym Degrad Stab.
Yugatama et, al., 2019, Analisis Kandungan Timbal dalam Beberapa Sediaan Kosmetik yang Beredar di Kota Surakarta, Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, Surakarta.
Yulianto & Sunarmi, 2018, Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) Terhadap Staphylococcus epidermidis Dan Staphylococcus aureus Secara In Vitro, Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa KMJ (Kieraha Medical Journal) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Menyetujui untuk menerbitkan artikel yang telah dikirimkan ke KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengalihkan hak cipta (transfer of copryright) artikel ini kepada KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengganti kerugian dan membebaskan KMJ (Kieraha Medical Journal) dari biaya yang mungkin timbul disebabkan oleh pelanggaran pada artikel tersebut.
- Menjamin bahwa Artikel yang dikirimkan adalah asli. Jika Artikel mengandung bagian teks, gambar, atau data yang merupakan karya orang lain, pastikan sudah mendapatkan hak atau ijin dari pemegang hak cipta (pengarang, penerbit, atau organisasi) atau didalam artikel sudah disebutkan referensinya sesuai format pengutipan data.
Lisensi :
KMJ (Kieraha Medical Journal) diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.