Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Dengan Pemberian Substrat Yang Berbeda

Penulis

  • Muh Fahruddin Universitas Teknologi Sumbawa
  • Adi Suriyadi Universitas Teknologi Sumbawa

Abstrak

Di Indonesia, belum banyak orang yang mengetahui keberadaan lobster air tawar. Hal ini wajar karena lobster air tawar baru dirintis pada tahun 90-an, namun ketersediaannya saat ini masih sangat kurang. Permasalahan yang dihadapi para pembudidaya lobster air tawar saat ini adalah tingkat kelangsungan hidup yang rendah, terutama pada stadia benih. Adapun beberapa cara untuk menjaga dan meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan lobster air tawar, antara lain dengan penggunaan substrat yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) dengan pemberian substrat dasar yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan RAL, dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Substrat yang digunakan adalah kontrol (tanpa substrat), pasir hitam, pasir putih, tanah entisol, dan tanah vertisol. Parameter yang diuji antara lain pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup dan kualitas air yang meliputi suhu, pH dan DO. Hasil analisis menunjukkan substrat yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster air tawar. Substrat yang baik untuk kelangsungan hidup benih lobster air tawar adalah pasir putih dan tanah entisol.

Biografi Penulis

Muh Fahruddin, Universitas Teknologi Sumbawa

Departemen Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati

Adi Suriyadi, Universitas Teknologi Sumbawa

Departemen Ilmu Perikanan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati

Diterbitkan

2022-06-30

Terbitan

Bagian

Artikel