Strategi Integrasi Materi Keanekaragaman Flora dan Fauna dalam Pembelajaran Geografi: Studi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA
DOI:
https://doi.org/10.33387/pangea.v7i2.11212Kata Kunci:
Strategi Pembelajaran, Keanekaragaman Hayati, Discovery Learning, Penilaian Autentik, Pemahaman Siswa,Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola-pola pembelajaran yang diterapkan oleh pengajar, mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran dalam mengintegrasikan materi mengenai keanekaragaman flora dan fauna, serta merancang alternatif strategi yang dapat memperdalam pemahaman siswa di bidang Geografi di SMA Kristen Setia Budi Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informasi dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru geografi, analisis dokumen Alur Tujuan Pembelajaran, serta kuesioner yang diisi oleh siswa. Temuan menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung cukup baik dari segi perencanaan dan implementasi. Para guru secara konsisten menerapkan model Discovery Learning, memanfaatkan media visual, dan menghubungkan materi pelajaran dengan konteks lingkungan setempat, yang berkontribusi pada meningkatnya partisipasi serta pemahaman siswa. Rata-rata skor tanggapan siswa yang mencapai 4,59 mengonfirmasi efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Meski demikian, terdapat ketidaksesuaian antara rencana dan penilaian yang dilakukan, karena penilaian autentik yang direncanakan dalam ATP belum dilaksanakan. Hal ini mengakibatkan kemampuan analitis dan evaluatif siswa tidak terukur secara maksimal. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan penilaian autentik berbasis proyek, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, serta penerapan strategi kolaboratif untuk memperkuat pemahaman siswa secara komprehensif dan menyelaraskan proses pembelajaran dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.Referensi
Amanda, L., Prasetyo, H., & Wijaya, R. (2021). Project-based learning to enhance conceptual understanding in geography classes. Journal of Geography Learning and Education, 6(2), 112–124. https://doi.org/10.32529/jgle.v6i2.284
Ardiansyah, M., Suryana, T., & Dewi, F. (2020). Longitudinal study on student learning behavior in environmental geography. Indonesian Journal of Environmental Education, 5(1), 45–59. https://doi.org/10.26740/ijee.v5n1
Brown, P., Smith, E., & Krause, J. (2019). Curriculum alignment and classroom documentation in secondary education. International Journal of Curriculum Studies, 11(3), 201–219. https://doi.org/10.1080/00220272.2019.1657843
Chambers, K., Lee, A., & Robertson, M. (2021). Structuring qualitative research in education: A roadmap approach. Educational Research International, 14(1), 55–68. https://doi.org/10.1155/2021/8822140
Creswell, J., & Poth, C. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Hasanah, R., Putri, N., & Siregar, R. (2018). Ecosystem-based learning to enhance students’ spatial understanding in geography. Journal of Environmental Education Studies, 3(4), 77–89.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.
Johnson, T., Miller, R., & Adams, J. (2017). Triangulation strategies in qualitative educational research. International Review of Qualitative Research, 10(2), 125–140. https://doi.org/10.1525/irqr.2017.10.2.125
Lestari, W., Hartono, Y., & Pamungkas, S. (2020). Challenges in implementing the independent curriculum in Indonesian high schools. Journal of Curriculum Development, 9(3), 145–160. https://doi.org/10.31004/jcd.v9i3.745
Maxwell, J., Davis, K., & Barnes, R. (2019). Ethics in qualitative educational research: Practices and challenges. International Journal of Educational Ethics, 2(1), 31–47. https://doi.org/10.1080/17449642.2019.1678923
Miles, M., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Nugroho, P., Widodo, S., & Puspitasari, D. (2022). The gap between theoretical and practical approaches in geography learning: A classroom observation study. Geography and Education Journal, 12(1), 88–101. https://doi.org/10.31227/gej.v12i1.365
Pratama, A., Laksana, D., & Rini, M. (2019). Environmental awareness and biodiversity literacy among high school students. Journal of Environmental Literacy, 8(2), 54–66. https://doi.org/10.1080/24758753.2019.002
Putri, N., Santoso, H., & Wibowo, R. (2021). Implementation analysis of curriculum documents in geography learning. Journal of Indonesian Education Research, 5(2), 131–142. https://doi.org/10.31258/jier.v5i2.122
Rahayu, F., Wulandari, S., & Kurniawan, D. (2017). Local ecosystem-based learning to foster environmental literacy. International Journal of Environmental Science Education, 12(6), 1433–1448.
Wulandari, M., Arifin, Z., & Sa’diyah, S. (2020). Environmental literacy indicators in secondary education: A systematic review. International Journal of Instruction, 13(4), 799–814. https://doi.org/10.29333/iji.2020.13449a
Yin, R. K., Bateman, H., & Mills, G. (2019). Case study applications in educational settings. International Journal of Case Study Research, 5(2), 11–25. https://doi.org/10.1177/000276421984146
Yusuf, A., Handayani, N., & Septiani, L. (2022). Observational learning model to improve students' spatial reasoning in geography. Journal of Geography Pedagogy, 7(1), 33–48. https://doi.org/10.23917/jgp.v7i1.2211
Zaim, M. (2021). Authentic assessment practices in the independent curriculum implementation in Indonesia. Indonesian Journal of Curriculum Studies, 10(1), 21–34. https://doi.org/10.26858/ijcs.v10i1.29914