ANASLISIS PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PEMANFAATAN HUTAN MANGROVE DI PESISIR PANTAI DESA INDONG KECAMATAN MANDIOLI UTARA

Penulis

  • Hernita Pasongli Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP Universitas Khairun
  • Adawia Adeng Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP Universitas Khairun
  • Ramdani Salam Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP Universitas Khairun
  • Syarifuddin Adjam Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP Universitas Khairun
  • Asnita Ode Samili Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/pangea.v4i1.4622

Abstrak

Indonesia merupakan negara kepulauan di daerah tropika yang memiliki kondisi fisik lingkungan dan iklim yang beragam. Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya telah dimanafaatkan oleh manusia sebagai salah satu sumber bahan makanan utama khususnya protein hewani sejak berabad abad lamanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat terhadap pemanfaatan hutan mangrove di pesisir pantai Desa Indong Kecamatan Mandioli Utara Kabupaten Halmahera Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Observasi secara langsung dan menggunakan kuesioner berupa pertanyaan yang akan ditanyakan kepada 78 responden sebagai narasumber. Hasil analisis data penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan bahwa perilaku masyarakat Desa Indong yang tidak memiliki ketidakpedulian terhadap hutan mangrove di pesisir pantai, merupakan hal yang sudah biasa bagi masyarakat tersebut, tindakan yang dilakukan oleh masyarakat adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, biasanya pohon mangrove yang ditebang digunakan sebagai kayu bakar, makanan ternak dan juga kawasan pemukiman, dalam hasil perhitungan tersebut dapat kita lihat bahwa kerusakan hutan mangrove dengan jumlah nilai 82% dikatakan tinggi sedangkan pemanfaatan hutan mangrove dengan memiliki nilai 79% dikatakan tinggi dan rehabilitas hutan mangrove dengan nilai 68% dikatakan sedang.

Referensi

Koentjaraningrat. (1990). Ritus Peralihan di Indonesia. Jakarta Balai Pustaka

Haerullah A. dan Hasan S. 2010. Analisis Perilaku Masyarakat di Kawasan Konservasi Cagar Alam Gunung Sibela Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara

Kustanti, A. 2011. Manajemen Hutan Mangrove. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Sarwono. 1995, Piskologi Lingkungan, Cetakan Kedua, Penerbit PT Grasindo, Jakarta

Sugiono. 2017. Metode Penelitien Kuantitatif, Kualitatif dan RD. Bandung: Alfabet

Supriharyono. (2007). Konservasi Ekosistem Sumberdaya Hayati di Wilayah Pesisir dan Laut. Yogyakarta. Pustaka Pelajar

Thoha. (1982). Perspektif perilaku birokrasi. Jakarta: Rajawali Press.

Unduhan

Diterbitkan

2022-06-25