Strategi Pengembangan Sumber Daya Hayati Sebagai Potensi Destinasi Wisata Edukasi di Pantai Baron Gunungkidul, Yogyakarta

Fahmi Fahrudin Fadirubun, Farah Ashilah Oktafani, Nabilah Kamelia Zain, Nauval Kaka Andreansyah

Sari


Pantai Baron adalah salah satu pantai Yogyakarta di Samudera Hindia. Pantai Baron merupakan pantai pertama yang dikembangkan oleh pemerintah. Pantai ini memiliki luas 1,5 hektar, Pantai Baron punya ciri khas sebagai Pantai yang memiliki tempat tertinggi bagi pengunjung untuk melihat keindahan pantai. Pantai ini juga menjadi tujuan pertama wisata pantai saat berkunjung ke Kabupaten Gunung Kidul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi Pantai Baron. Metode penelitian yang kami gunakan adalah penelitian deskriptif berusaha menemukan informasi mendeskripsikan benar dan akurat berdasarkan pengamatan, benda dan orang. Penelitian menunjukan berbagai macam jenis yang dapat dikategorikan seperti studi kasus dan survei. Data dikumpulkan dengan bantuan survei literatur deskriptif. Analisis yang dilakukan adalah analisis lokasi, analisis fungsi sasaran, analisis kondisi properti dan infrastruktur, analisis daya tarik, analisis persepsi dan preferensi, serta analisis biaya dan strategi. Jenis penelitian ini adalah pencarian pustaka.

Kata Kunci


Strategi; Sumber Daya; Wisata Edukasi; Pantai

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Litaay, C., Arfah, H., & Pattipeilohy, F. (2022). Potensi Sumber Daya Hayati Rumput Laut di Pantai Pulau Ambon sebagai Bahan Makanan. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia,25(3), 405-417.

Verianta, M. (2016). Jenis Lobster Di Pantai Baron Gunungkidul, Yogyakarta (Doctoral dissertation, UAJY).

Kiswantoro, A., & Susanto, D. R. (2020). Strategi Pengelolaan Pantai Baron sebagai Pariwisata Berkelanjutan dalam Menyongsong Abad Samudra Hindia. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 25(3), 249-257.

Kusumastuti, A. H. (2017). Pengukuran Skala Pengembangan Wisata Bahari Berdasarkan Aspek Daya Dukung Lingkungan Pada Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Harjiyatni, F. R. (2001). Peran Serta Masyarakat Dalam Pelestarian Terumbu Karang Di Pesisir Pantai Kabupaten Gunung Kidul (Community Participation in the Preservation of CoralReef at the Coastal Area of Gunung Kidul Regency, YOGYAKARTA, Indonesia). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 8(1), 49-60.

Herdianingsih, M., & Sukardi, S. (2015). Analisis Faktor Pelayanan, Sarana Prasarana, Keunikan Objek, Dan Keamanan yang

Mempengaruhi Ketertarikan Wisatawan Pada Pantai Baron Gunung Kidul. Jurnal Fokus Manajemen Bisnis, 5(1), 69-83.

Setyaningrum, A., Setyorini, H. B., & Masduqi, E. (2018). Strategi pengembangan pariwisata berbasis sumber daya alam pesisir dan laut di pantai Depok Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 7(2), 179-190.

Dahuri, R. (2001). Pengelolaan ruang wilayah pesisir dan lautan seiring dengan pelaksanaanotonomi daerah. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 17(2), 139-171.

IRIANTO, A., & HENDRATI, P. M. (2003). Biodiversity of aerobic heterotrophic bacteria from Baron beach, Gunung Kidul, Yogyakarta. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 4(2).

Kiswantoro, A. (2020). Penerapan Produk Wisata yang Berkelanjutan di DIY dalam Menyongsong Abad Samudra Hindia. Media Wisata, 18(1), 41-51.

Yulisa, E. N., Johan, Y., & Hartono, D. (2016). Analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata pantai kategori rekreasi Pantai Laguna Desa Merpas Kabupaten Kaur. Jurnal En

Sugandi, D. (2011). Pengelolaan Sumberdaya Pantai. Jurnal Geografi Gea, 11(1)

Litaay, C., Arfah, H., & Pattipeilohy, F. (2022). Potensi Sumber Daya Hayati Rumput Laut di Pantai Pulau Ambon sebagai Bahan Makanan. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 25(3), 405-417.

Setyaningrum, A., Setyorini, H. B., & Masduqi, E. (2018). Strategi pengembangan pariwisata berbasis sumber daya alam pesisir dan laut di pantai Depok Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 7(2), 179-190.

Wulandari, F. R. (2012). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pantai dalam Pengembangan Pariwisata dan Kelestarian Lingkungan Hayati Daerah Pantai. In Seminar Nasional FISIP-UT.




DOI: https://doi.org/10.33387/pangea.v5i1.6825

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Terindeksasi pada :

 xx

 Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License