Analisis Kerawanan Banjir Lahar Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang Berbasis Sistem Informasi Geografis
DOI:
https://doi.org/10.33387/pangea.v6i1.9471Kata Kunci:
Rawan Bencana, Banjir Lahar, Gunung Semeru,Abstrak
Kepulauan Indonesia termasuk ke dalam wilayah gunung berapi pasifik (pacific ring of fire) yang bentuknya melengkung dari utara Pulau Sumatra-Jawa, Nusa Tenggara hingga ke Sulawesi Utara. Hal tersebut menyebabkan Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang cukup tinggi. Salah satunya yakni adanya Gunungapi Semeru. Gunung Semeru sebagai salah satu gunungapi aktif di Jawa Timur menyimpan potensi lahar dingin yang besar. Lahar merupakan salah satu bahaya yang ditimbulkan oleh erupsi gunungapi. Pada saat musim hujan dapat mengancam penduduk di sekitar DAS yang berhulu di gunungapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daerah rawan banjir lahar Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang berdasarkan parameter-parameter yang digunakan yaitu parameter kemiringan lereng, parameter Daerah Aliran Sungai (DAS), parameter tutupan lahan, dan parameter curah hujan. Metode yang digunakan pada pengolahan data penelitian ini menggunakan metode overlay dengan scoring antara parameter-parameter. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peta Kerawanan banjir lahar Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Dari hasil pengolahan, pada Kecamatan Pasrujambe dan sebagian kecil wilayah Kecamatan Pasirian merupakan daerah yang memiliki kerawanan bencana banjir lahar dengan tingkat kerawanan rendah. Wilayah kecamatan Candipuro dan sebagian kecil wilayah Kecamatan Tempusari dengan tingkat kerawanan sedang, dan wilayah Kecamatan Pasirian, sebagian besar Kecamatan Tempusari dan sebagian kecil Kecamatan Candipuro dengan tingkat kerawanan tinggi.Referensi
Anggiat P, Siswo H S, Anwar K, Dimas R P. (2022). Analisis Kapasitas Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru. PENDIPA Journal of Science Education 6(2), 599-608.
Alnizar Z, Dhea C P, Rika N, Diana H. (2021). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dalam Manajemen Bencana Erupsi Gunung Semeru Di Kabupaten Lumajang, 2(5). https://jurnalsyntaxadmiration.com/index.php/jurnal/article/view/224/362
Aprilia F. (n.d.). Media Infromasi Pengembangan Ilmu dan Profesi Kegeografian. Kesiap Siagaan Masyarakat Dalam Penanggulangan Banjir Di Kota Semarang, 12(1), 103-114. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JG/article/viewFile/8019/5561
BNPB. (2012). Jurnal Penanggulangan Bencana, 3(1), 1-56. https://www.bnpb.go.id/uploads/migration/pubs/480.pdf
BNPB. (2016). Risiko Bencana Indonesia. kememterian/lembaga, universitas, donor, CSO tahun 2010.
David K. (2016). Skripsi. Perkembanagn Ekonomi Kabupaten Lumajang Tahun 2008-2012. https://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/76290/SKRIPSI%20DAVID%20-1.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Darmawan k, Hani’ah, Andri S. (2017). Analisis Tingkat Kerawanan Banjir Di Kabupaten Sampang Menggunakan Metode Overlay Dengan Scoring Berbasis Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Undip. 6(1), 31-40. https://media.neliti.com/media/publications/84938-ID-analisis-tingkat-kerawanan-banjir-di-kab.pdf
Fahrul H, Iwan R. (2013). Pemodelan Resiko Banjir Lahar Hujan Pada Alur Kali Putih Kabupaten Magelang, 2(4), 895-904. https://media.neliti.com/media/publications/214395-pemodelan-resiko-banjir-lahar-hujan-pada.pdf
Paidi. (2021). Pengelolaan Manajemen Risiko Bencana Alam Di Indonesia, 29(321). https://media.neliti.com/media/publications/218658-none.pdf
Pemerintah Kabupaten Lumajang. (2008). Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Lumajang Tahun 2008. http://perpustakaan.menlhk.go.id/pustaka/images/docs/SLHDLumajang2008.pdf.
RPJMD Kabupaten Lumajang. (2019). Gambaran Umum Kondisi Daerah Kabupaten Lumajang.
Wisnawa, I Ged. Y, I Gst N Y J, Dewa G D P. (2021). Pemetaan Lokasi Rawan Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Denpasar Barat. ENMAP, 2(2), 18-28. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/ENMAP/article/view/39841