PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN BIMBINGAN TEKNIS BUDIDAYA AYAM BANGKOK DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETERNAK

Musram Abadi, La Ode Saidi, Rahim Aka, La Ode Nafiu, Rusli Badaruddin, Hamdan Has, Hairil A Hadini, Amiluddin Indi, Putu Nara Kusuma Prasanjaya

Abstract


Sindangkasih merupakan salah satu desa penempatan transmigrasi pertama di Sulawesi Tenggara sejak tahun 1968 asal Jawa Barat  yang berada di wilayah Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak sapi Bali dan ayam buras (bukan ras) adalah bertani palawija dan hortikultura yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak diantaranya Kelompok Ternak Parahiyangan. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, maka sejak  tahun  2015  peternak  setempat  mulai  membudidayakan  ayam  buras  dari keturunan Ayam Bangkok yang pertumbuhannya dirasakan relatif  lebih baik, dibandingkan ayam kampung biasa, sehingga ayam Bangkok dibudidayakan untuk tujuan wirausaha yang berorientasi bisnis.

Namun demikian,  beberapa  kendala  yang  menjadi  keluhan  peternak  mitra untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha adalah organisasi kelompok yang belum berjalan dengan baik serta pemahaman teknik budidaya ayam Bangkok juga belum optimal, hanya mengandalkan cara pengeraman alami, kondisi fasilitas kandang relatif sederhana dan dibuat seadanya. Kebersihan dan sanitasi kandang tidak diperhatikan dengan baik, karena feses ayam berserakan dalam kandang dan tidak ada upaya pengolahan lanjut menjadi pupuk organik. Kelompok mitra belum memahami cara memformulasi ransum sebagai upaya diversifikasi beragam jenis pakan yang memenuhi standar baku mutu seperti penyediaan pakan secara mandiri  (pellet).  Pemasaran  ayam  hanya  dijual  di  pasar-pasar  tradisional  dengan jumlah yang relatif terbatas.

Berdasarkan hasil diskusi dengan kelompok mitra maka target yang ingin dicapai setelah pelaksanaan program PKM adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang: (1) manajemen kelompok; (2) teknik budidaya ayam Bangkok; (3) pembuatan kandang yang memenuhi syarat teknis dan kesehatan; (4) penggunaan mesin tetas; (5) penggunaan probiotik, vaksin dan pengobatan ayam yang sakit; (6) pembuatan pellet secara mandiri menggunakan mesin tepat guna; (7) pembuatan pupuk organik; (8) promosi produk melalui media cetak seperti poster, dan leaflet; (9) perluasan pasar melalui pasar moderen (swalayan) dan warung makan sebagai konsumen potensial.

Berdasarkan hasil kegiatan pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada Kelompok Ternak Ayam Bangkok Parahiyangan di Desa Sindangkasih Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan melalui penyuluhan dan bimbingan teknis, diharapkan memberikan manfaat terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak ayam Bangkok dengan memanfaatkan teknologi tepat guna serta perbaikan sistem pemeliharaan secara intensif  guna meningkatkan pendapatan keluarga peternak ayam Bangkok.

References


Amanah S. 2007. Makna Penyuluhan dan Transformasi Perilaku Manusia. Jurnal Penyuluhan Vol. 3 Nol 1:63-67

BPS. 2018. Kecamatan Ranomeeto Barat Dalam Angka 2018. BPS Konawe Selatan. Andoolo.

Iskandar S. 2012. Optimalisasi protein dan energi ransum untuk meningkatkan produksi daging ayam lokal. Pengembangan Inovasi Pertanian. 5:96-107.

Rogers EM. 2003. Diffusion of Innovations. Fifth Edition. New York: The Free Press

Ratnawaty, S., D.K. Haui, J. Nuliki dan E. Handiwirawan. 2006. Perbaikan manajemen pemeliharaan dalam menunjang pengembangan ayam buras lokal di Nusa Tenggara Timur. Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Pengembangan Ayam Lokal. Hal : 228-236.

Runtunuwu O. B.F.J. Sondakh, Boyke R. dan Franky N.S.O. 2016. Dinamika kelompok tani ternak sapi LM3 di desa Pinapalangkow Kecamatan Suluun Tareran. Jurnal Zootek Vol. 36 No. 1 : 1-12.

Sapuria. A. 2006. Evaluasi Program Intensifikasi Penangkaran Bibit Ternak Ayam Buras di Kabupaten Pandeglang.Sknpsi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Sani, L.A., D. Agustuna dan Iskandar. 2014. IbM Kelompok Usaha Petani Kakao dan Peternak Ayam Buras di Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan. Laporan Akhir Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas Halu Oleo. Kendari

Sidadolog J.H.P. Sri S. Bambang A. Sudi N. 2009. Ayam Lokal Indonesia dari Plasma Nutfah Menuju Ketahanan Pangan. Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Suprijatna E. 2010. Strategi pengembangan ayam lokal berbasis sumber daya lokal dan berwawasan lingkungan. Seminar Nasional Unggas Lokal Ke-IV, 7 Oktober 2010 Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro.

Wibowo B. Sartika T. 2011. Analisis kelayakan usaha penggemukan ayam kampung (lokal) di tingkat petani. Studi kasus Kelompok Peternak Ayam Kampung ”Barokah” di Ciamis. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 7-8 Juni 2011. Bogor (Indonesia): Puslitbangnak. hlm. 699-704.

Wibowo Broto, 2016. Dinamika Kinerja Agribisnis Ayam Lokal Di Indonesia. Wartazoa Vol. 26 No. 4 Hal. 191-202.




DOI: http://dx.doi.org/10.33387/pengamas.v2i2.1452

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2622-383X || PengaMAS Stats:

pengaMAS Indexing:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License