PKM KELOMPOK PESK INOVASI KOLAM PENGENDAP SEDIMEN TERINTEGRASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAMBANG MENUJU GOOD MINING PRACTICE DI DESA ANGGAI KECAMATAN OBI

Firman Firman, Said Hi Abbas, Hilda Alkatiri, Nurafni Sagaf, Rahmania Nurdin

Abstract


Desa Anggai memiliki kegiatan penambangan dan pengolahan emas yang dikelola oleh para kelompok penambang emas skala kecil (PESK). Pengolahan emas menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi menghasilkan air limbah yang selama ini belum dikelola. PKM ini bertujuan melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kolam pengendap sedimen terintegrasi pengolahan air limbah tambang menuju good mining practice. Penyuluhan dan pelatihan melibatkan mitra kelompok PESK yang pekerjanya 18 orang. Hasil pre-test mengenai pemahaman mitra mengenai fungsi kolam pengendap sedimen terintegrasi pengolahan air limbah, 72% belum mengetahui fungsinya dan setelah dilakukan penyuluhan serta post-test sebanyak 100% sudah mengetahui fungsi kolam pengendap sedimen. Mitra mampu membuat kolam pengendap sedimen sebanyak 2 kompartemen dengan dimensi lebar x panjang x kedalaman, yaitu 6 x 15 x1,5 m3. Penyuluhan dan pelatihan pengolahan air limbah, pre-test terkait perlunya pengelolaan air limbah tambang sebanyak 55,56% belum mengetahui. Post test setelah penyuluhan menunjukan 94,44% sudah memahami pentingnya pengelolaan air limbah tambang. Pengolahan air limbah tambang dilakukan dengan metode fitoremediasi menggunakan tanaman kangkung dan eceng gondok. Mitra dilatih cara pemantauan kualitas air limbah di kolam pengendap sedimen dan hasil pengukuran insitu yaitu pH 8,5; total dissolved solids (TDS) 197 ppm; EC 335 µS/cm, salinitas 0,01%; serta temperatur 28,5oC.

 

Kata Kunci: air limbah, Desa Anggai, fitoremediasi, kolam pengendap sedimen, PESK, pH


References


Ahadian, E.R., Tuhuteru, E., & Firman, F. 2021. Sosialisasi K3 Pada Penambang Emas Skala Kecil Desa Anggai Kecamatan Obi. Journal Of Khairun Community Services, 1(2).

Alimano, M., Lutfi, M., & Damayanti, R. 2011. Rancangan Pengolahan Limbah Pertambangan Emas Rakyat dengan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) di Bolaang Mongondow. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 7(3), 100-106.

BPS, 2021. Kabupaten Obi dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Halmahera Selatan. https://halmaheraselatankab.bps.go.id/.

Brata, A. A. 2017. Teknik Pengolahan Air Limbah pada Penambangan Emas Rakyat dengan Model Pengendapan (Settling) di Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Doctoral dissertation, Universitas Pembangunan Nasional" Veteran" Yogyakarta.

Firman, F. 2021. Peningkatan Kesadartahuan Bahaya Merkuri di Desa Anggai Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan. Journal Of Khairun Community Services, 1(1).

Firman, Tuhuteru, E., Ishak, Madi, A., & Sahetapy, G.B. 2022. Edukasi Kesadaran Pengelolaan Lingkungan Pada Kelompok Penambang Emas Skala Kecil di Desa Anggai Kecamatan Obi. Journal Of Khairun Community Services, 2(1).

Kepmen LH Nomor 202 Tahun 2004. Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Bijih Emas dan Tembaga. https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/sda/KepmenLH202- 2004BMALEmasTembaga.pdf.

Mahmud, M., Lihawa, F., Isa, I., & Patuti, I. M. 2013. Fitoremediasi sebagai Alternatif Pengurangan Limbah Merkuri Akibat Penambangan Emas Tradisional di Ekosistem Sungai Tulabolo Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Sainstek, 7(02).

Munawarah, F., dan Wiryono, B., dan Muliatiningsih, M. 2017. Peranan Fitoremediasi Pada Lahan Bekas Tambang Emas di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Agrotek Ummat. 4(2):73-76.

Rondonuwu, S. B. 2014. Fitoremediasi limbah merkuri menggunakan tanaman dan sistem reaktor. Jurnal Ilmiah Sains, 14(1), 52-59.

Safitri, B. R. A., Ahzan, S., Pahriah, P., Yuliana, M., Martina, H. H., & Satpiri, R. 2019. Penyuluhan dan Pembuatan Settling Pond dalam Upaya Pengurangan Pencemaran Limbah Tambang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 50-55




DOI: https://doi.org/10.33387/pengamas.v6i3.6629

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2622-383X || PengaMAS Stats:

pengaMAS Indexing:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License